Karakteristik Kekuatan Lentur dan Indeks Kristalinitas Biokomposit Polylactic Acid/Serat Daun Pandan Laut untuk Aplikasi 3D Printing
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS TEKNIK
Abstract
Karakteristik Kekuatan Lentur dan Indeks Kristalinitas Biokomposit
Polylactic Acid/Daun Pandan Laut untuk Aplikasi 3D Printing; Rizky Angga
Pratama, 221910101095; 2026; 59 Halaman; Program Studi S1 Teknik Mesin,
Fakultas Teknik, Universitas Jember.
Penelitian ini mengevaluasi pengaruh kadar serat daun pandan laut
(Pandanus tectorius/PDL) terhadap sifat lentur, indeks kristalinitas relatif, dan
morfologi patahan biokomposit Polylactic acid (PLA) hasil fused deposition
modeling (FDM) sebagai penyaringan awal material bushing ringan. Bushing
merupakan bantalan luncur yang berfungsi sebagai antarmuka gesek antara poros
dan rumah bantalan, sehingga memerlukan kekuatan, kekakuan, kestabilan
dimensi, dan karakteristik tribologis yang memadai. Komposisi nominal PLA/PDL
yang digunakan adalah 100/0, 95/5, 90/10, 85/15, 80/20, dan 75/25. Serbuk PDL
diberi perlakuan NaOH 5% selama 2 jam, dicampurkan dengan PLA, diekstrusi
menjadi filamen, lalu dicetak menjadi spesimen ASTM D790. Pengujian lentur tiga
titik dilakukan pada tiga spesimen per komposisi, sedangkan analisis XRD
dilakukan pada PLA murni, PDL 5%, dan PDL 10%, serta permukaan patahan
diamati menggunakan mikroskop optik. Hasil menunjukkan PDL 5% menghasilkan
kekuatan dan modulus lentur tertinggi, masing-masing 59,75 MPa dan 2,59 GPa,
dengan regangan 2,79%. Dibandingkan PLA murni, kekuatan dan modulus
meningkat 38,50% dan 18,63%. Regangan tertinggi 3,01% diperoleh pada PDL
10%, tetapi disertai variasi data besar. Penambahan PDL 15–25% menurunkan
seluruh sifat lentur. Indeks kristalinitas relatif meningkat dari 68,25% menjadi
73,01%, sedangkan morfologi patahan menunjukkan peningkatan kekasaran,
rongga, pull-out, dan aglomerasi. Komposisi PDL 5% paling potensial untuk diteliti
lebih lanjut. Komposisi campuran perlu diverifikasi melalui catatan penimbangan.
Kelayakan operasionalnya masih memerlukan pengujian keausan, koefisien gesek,
creep, penyerapan air, stabilitas termal, serta evaluasi komponen pada kondisi
beban aktual.
Description
Finalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026
