Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Science-Technology-Society pada Materi Suhu, Kalor, dan Pemuaian untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) bertujuan untuk
mengembangkan pemahaman konsep serta keterampilan berpikir ilmiah agar siswa
mampu menganalisis fenomena alam secara kritis dan rasional. Salah satu
keterampilan utama yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran IPA adalah
keterampilan berpikir kritis. Keterampilan ini memungkinkan siswa untuk
mengevaluasi informasi, mengidentifikasi masalah, serta merumuskan solusi
berdasarkan bukti dan pemikiran logis. Namun, berbagai penelitian menunjukkan
bahwa keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA masih tergolong
rendah. Rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa disebabkan oleh
pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurangnya keterlibatan siswa dalam
pemecahan masalah nyata, serta penggunaan bahan ajar yang kurang mendukung
pengembangan keterampilan berpikir kritis.
Pembelajaran harus mampu mengikuti perkembangan teknologi yang telah
berkembang salah satunya adalah penggunaan E-Modul IPA berbasis ScienceTechnology-Society. Pendekatan STS menghubungkan konsep sains dengan
teknologi serta dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan, sehingga siswa
dapat memahami relevansi ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Penggunaan E-Modul ini dalam pembelajaran IPA dapat membuat siswa lebih aktif
dalam mengeksplorasi materi, menganalisis permasalahan, serta mengembangkan
keterampilan berpikir kritis secara lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan validasi, kepraktisan, dan efektivitas E-Modul IPA berbasis
Science-Technology-Society pada materi suhu, kalor, dan pemuaian untuk
meningkatkan keterampilan berpikir kritis.
Penelitian dilaksanakan di MTsN 1 Jember dengan populasi yaitu siswa
kelas VII dan sampel yang digunakan adalah siswa kelas VII F sejumlah 33 siswa.
Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima
tahapan. Tahap Analyze dilakukan dengan menganalisis kurikulum melalui
wawancara serta menganalisis siswa melalui observasi kegiatan pembelajaran
untuk mengetahui kebutuhan dan permasalahan dalam pembelajaran IPA. Tahap
Design meliputi perancangan dan penyusunan perangkat pembelajaran, seperti alur
tujuan pembelajaran, modul ajar, serta E-Modul yang dikembangkan pada materi
suhu, kalor, dan pemuaian dengan tujuan meningkatkan keterampilan berpikir kritis
siswa. Tahap Develop adalah proses pengembangan E-Modul dengan
mengintegrasikan pendekatan Science-Technology-Society (STS) untuk
menghubungkan konsep sains dengan kehidupan nyata. Selanjutnya, tahap
Implement dilakukan dengan menguji coba E-Modul untuk melihat bagaimana
siswa menggunakannya dan bagaimana pengaruhnya terhadap keterampilan
berpikir kritis. Terakhir, tahap Evaluate bertujuan untuk menilai efektivitas dan
efisiensi E-Modul yang dikembangkan melalui analisis hasil pembelajaran.
Hasil analisis validasi menunjukkan persentase sebesar 89,4% dengan
kategori sangat valid berdasarkan lembar validasi yang mencakup validasi isi dan
konstruk. Hasil analisis kepraktisan menunjukkan persentase sebesar 92% dengan
kategori sangat praktis berdasarkan keterlaksanaan pembelajaran yang telah
dilaksanakan. Hasil analisis efektivitas dalam meningkatkan keterampilan berpikir
kritis menunjukkan nilai N-Gain sebesar 0,66 dengan kategori sedang. Selain itu,
hasil analisis efektivitas dari angket respons siswa memperoleh persentase 83%
dengan kategori sangat positif. Dengan demikian, pengembangan E-Modul IPA
berbasis Science-Technology-Society dinilai layak digunakan dalam pembelajaran
IPA di tingkat SMP/MTs untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
Description
Reuploud file repositori 10 Feb 2026_Firli
