Implementasi International Public Sector Accounting Standards dan Persepsi Korupsi: Studi Lintas Negara dengan Dimensi Budaya Nasional Hofstede

dc.contributor.authorRamdhani Ika Nur Safitri
dc.date.accessioned2026-05-19T03:41:55Z
dc.date.issued2026-05-13
dc.descriptionFINALISASI oleh Arif 2026 Mei 19
dc.description.abstractKorupsi masih menjadi permasalahan global yang berdampak pada efektivitas tata kelola dan kepercayaan publik di sektor pemerintahan. Perbedaan tingkat korupsi antarnegara menunjukkan bahwa faktor institusional dan budaya nasional memiliki peran penting dalam membentuk perilaku tata kelola publik. Implementasi International Public Sector Accounting Standards (IPSAS) dipandang sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan sektor publik. Namun, efektivitas penerapan IPSAS tidak terlepas dari karakteristik budaya nasional suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adopsi IPSAS dan dimensi budaya nasional Hofstede terhadap tingkat persepsi korupsi lintas negara. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan memanfaatkan data sekunder dari 90 negara yang dipilih melalui metode purposive sampling. Data Corruption Perception Index (CPI) diperoleh dari Transparency International, data dimensi budaya nasional dari Hofstede Insights, serta data adopsi IPSAS dari International Federation of Accountants. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda setelah melalui uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi IPSAS berpengaruh signifikan terhadap CPI. Dimensi budaya Power Distance, Individualism, Uncertainty Avoidance, dan Long-Term Orientation juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap tingkat persepsi korupsi. Dimensi Masculinity dan Indulgence tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan standar akuntansi sektor publik dan karakteristik budaya nasional secara bersama-sama memengaruhi variasi tingkat korupsi antarnegara. Hasil akhir penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya penurunan korupsi melalui penerapan IPSAS juga perlu mempertimbangkan konteks budaya nasional agar implementasinya lebih efektif dan berkelanjutan.
dc.description.sponsorshipPembimbing Utama : Prof. Dr. Alwan Sri Kustono, M.Si., Ak.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/7439
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ekonomi dan Bisnis
dc.subjectInternational Public Sector Accounting Standards (IPSAS)
dc.subjectPersepsi Korupsi
dc.subjectCorruption Perception Index
dc.subjectBudaya Nasional Hofstede
dc.subjectStudi Lintas Negara
dc.titleImplementasi International Public Sector Accounting Standards dan Persepsi Korupsi: Studi Lintas Negara dengan Dimensi Budaya Nasional Hofstede
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220810301088.pdf
Size:
1.37 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: