Perbedaan Penggunaan Media Penilaian Formatif Socrative dengan Media Paper Pencil terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Perkembangan teknologi dan komunikasi di Indonesia mengalami
perkembangan yang signifikan seiring dengan kemajuan global. Inovasi teknologi
yang terus muncul membawa manfaat dan dampak positif dalam berbagai sektor
kehidupan termasuk dunia pendidikan. Guru dituntut untuk beradaptasi dengan
teknologi baru dan lebih kreatif dalam menciptakan metode pembelajaran yang
menarik. Penggunaan teknologi secara efektif di kelas tidak hanya meningkatkan
interaksi antara guru dan siswa tetapi juga membuat proses pembelajaran lebih
dinamis dan interaktif. Salah satu aspek yang berpengaruh oleh perkembangan ini
adalah metode penilaian yang mulai beralih dari media konvensional menuju
media digital.
Media penilaian tradisional seperti paper pencil masih sering digunakan
karena kemudahannya dalam implementasi karena tidak memerlukan pelatihan
khusus atau perangkat teknologi. Namun metode ini memiliki kekurangan yaitu
waktu yang lama untuk proses koreksi dan umpan balik yang tidak bisa diberikan
secara langsung. Berdasarkan observasi dilokasi penelitian media penilaian
berbasis teknologi masih belum pernah digunakan, meskipun fasilitas seperti LCD
proyektor dan koneksi internet sudah tersedia. Kurangnya pengetahuan tentang
aplikasi teknologi yang dapat digunakan sebagai media penilaian menjadi
hambatan utama. Socrative sebagai salah satu media penilaian formatif berbasis
teknologi memberikan solusi dengan kemampuannya memberikan penilaian
secara online dan koreksi otomatis, sehingga lebih efisien dan efektif.Melalui penggunaan media penilaian yang tepat dapat menciptakan
suasana belajar yang menarik, sehingga memudahkan siswa untuk memahami
materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penggunaan media
penilaian socrative dengan media paper pencil terhadap motivasi dan hasil belajar
siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan Quasi Experimental
Design. Lokasi penelitian bertempat di SMA Bima Ambulu yang beralamat di
Jalan Pendidikan No. 11 dusun Sumberan, Desa Ambulu, Kecamatan Ambulu,
Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Jumlah responden pada penelitian ini
yaitu sebanyak 68 responden. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian
ini yaitu menggunakan metode angket, tes, wawancara dan juga dokumen. Uji
hipotesis yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji Independent Sample t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh dari
uji hipotesis kurang sama dengan 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya
perbedaan signifikan penggunaan media penilaian formatif socrative dengan
media paper pencil terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPS SMA
Bima Ambulu pada materi perpajakan. Selain itu juga terdapat perbedaan
perolehan skor total angket dan observasi motivasi belajar yang diperoleh rata rata
63,82 poin pada kelas eksperimen dan 57,50 poin pada kelas kontrol. Perbedaan
hasil belajar juga diperoleh hasil rata rata nilai 71,03 pada kelas eksperimen dan
65,83 pada kelas kontrol. Penggunaan media penilaian socrative pada saat
pembelajaran berjalan lancar, namun ada beberapa kendala antara lain akses wi-fi
yang kurang memadai dan perangkat teknologi atau smartphone yang dimiliki
beberapa siswa yang kurang mendukung, namun dapat diatasi dengan penggunaan
data internet yang dimiliki siswa, sambungan tethering hotspot yang dimiliki
peneliti dan peminjaman perangkat teknologi dari peneliti dan guru mata pelajaran
ekonomi.
Description
Reupload file repository 4 Februari 2026_Arif/Halima
