Analisis Risiko Giardiasis pada Anak dari Konsumsi Air Tidak Diolah dan Rekreasi Air: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran
Abstract
Pendahuluan: Giardiasis merupakan penyakit gastrointestinal akibat parasit protozoa Giardia lamblia. Pada tahun 2015, terdapat lebih dari 180 juta kasus giardiasis dengan anak-anak sebagai populasi paling rentan. Terdapat beberapa faktor risiko penyebab giardiasis dengan penularan paling sering melalui air, kontak erat dengan penderita, dan makanan yang terkontaminasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor risiko konsumsi air tanpa proses pengolahan dan rekreasi air terhadap terjadinya giardiasis pada anak. Metode: Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis dan meta-analisis menggunakan artikel dari tiga sumber data sesuai panduan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Risiko bias dikaji menggunakan the Joanna Briggs Institute (JBI)’s critical appraisal tools dan analisis meta-analisis dengan Review Manager. Hasil dan pembahasan: Total terdapat 11 artikel terinklusi yang dianalisis berdasarkan data konsumsi air tidak diolah dengan temuan lainnya berupa rekreasi air. Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa konsumsi air tidak diolah merupakan faktor risiko signifikan terhadap terjadinya giardiasis dengan OR = 2.31 (95% CI 1.16-4.61), I2 = 94%, p=0.02 dibandingkan rekreasi air dengan OR = 1.85 (95% CI 1.14-3.00), I2 = 72%, p=0.01. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan konsumsi air tidak diolah (OR = 2.31) dan rekreasi air (OR = 1.85) merupakan faktor risiko signifikan giardiasis pada populasi anak, dengan konsumsi air tidak diolah teridentifikasi menunjukkan pengaruh yang lebih dominan sebagai faktor risiko.
Description
Finalisasi_Maya_16 Juni 2026
