Sejarah Sanggar Tari Pottre Koneng di Kabupaten Sumenep Tahun 1999-2020
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Sanggar Tari Pottre Koneng merupakan sebuah sanggar seni yang terletak
di Jalan Adinium No. 10 Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten
Sumenep. Rumusan masalah yang dikaji pada penelitian ini adalah (1) bagaimana
latar belakang sejarah berdirinya Sanggar Tari Pottre Koneng di Kabupaten
Sumenep tahun 1999?; (2) bagaimana perkembangan Sanggar Tari Pottre Koneng
di Kabupaten Sumenep pada tahun 1999-2020?; (3) bagaimana upaya Sanggar Tari
Pottre Koneng dalam pelestarian seni tari di Kabupaten Sumenep pada tahun 1999-
2020?. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkaji sejarah latar belakang berdirinya
Sanggar Tari Pottre Koneng di Kabupaten Sumenep tahun 1999; (2) mengkaji
perkembangan Sanggar Tari Pottre Koneng di Kabupaten Sumenep pada tahun
1999-2020; (3) mengkaji upaya Sanggar Tari Pottre Koneng dalam pelestarian seni
tari di Kabupaten Sumenep tahun 1999-2020. Metode penelitian yang digunakan
adalah metode sejarah yaitu; (1) heuristik (pengumpulan sumber), (2) kritik, (3)
interpretasi, (4) historiografi (penulisan).
Latar belakang berdirinya Sanggar Tari Pottre Koneng berawal dari sebuah
peristiwa/kondisi yang memicu yaitu banyaknya kesenian tradisi di Madura
khususnya di Sumenep yang perlu dilestarikan dan dikembangkan agar para
masyarakat serta generasi muda mengenal kesenian daerahnya. Upaya pelestarian
dan pengembangan seni tari salah satunya melalui pendidikan nonformal dalam
suatu kelompok sanggar. Sanggar adalah suatu tempat atau sarana yang digunakan
oleh suatu komunitas atau sekumpulan orang untuk melakukan suatu kegiatan.
Salah satu sanggar tari yang tergerak untuk melestarikan seni tari adalah sanggar
“Tari Pottre Koneng” di Kabupaten Sumenep Madura. Sanggar tersebut didirikan
oleh seorang seniman tari yang mendedikasikan dirinya demi mewariskan dan
membagikan apa yang telah dipahami tentang kebudayaan seni tari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang berdirinya Sanggar Tari
Pottre Koneng berawal dari beberapa faktor yaitu yang pertama, visi personal dan
dedikasi dari pendiri Sanggar Tari Pottre Koneng yaitu Bapak Edy Susanto yang
mendedikasikan dirinya sejak tahun 1985 untuk terus belajar kesenian Madura,
kedua, kondisi kesenian kesenian tradisi di Madura khususnya di Sumenep yang
perlu dilestarikan dan dikembangkan, ketiga karena adanya minat dari generasi
muda Sumenep yang sangat antusias dalam belajar kesenian. Sanggar Tari Pottre
Koneng didirikan tanggal 29 September 1999 dan diaktanotarikan tahun 2020.
Kondisi kesenian tari di daerah Sumenep sebelum sanggar ini berdiri yaitu setiap
kelompok-kelompok menjalankan kegiatan secara mandiri tanpa ada yang
merangkul sehingga dengan adanya sanggar, kelompok kesenian tersebut memiki
wadah yang merangkul dan melestarikan kesenian secara bersama-sama. Tokoh
yang turut serta memberikan dorongan semangat dalam pendirian Sanggar yaitu
bapak Edi Setiawan, Sunar, dan Baisuni. Sanggar Tari Pottre Koneng didirikan
dengan tujuan untuk melestarikan budaya dan kesenian di Sumenep serta mengajak
generasi muda untuk mencintai dan mengenal kesenian daerahnya sendiri.
Hasil penelitian selanjutnya mengenai pembahasan perkembangan Sanggar
Tari Pottre Koneng di Kabupaten Sumenep yang dibagi menjadi 4 pembahasan
yaitu 1) Tempat latihan Sanggar Tari Pottre Koneng yaitu berpindah-pindah dari
awal sebelum memiliki bangunan sanggar, hingga akhirnya membangun gedung
sanggar sendiri; 2) Jumlah anggota Sanggar Tari Pottre Koneng yaitu berawal dari
7 orang berkembang menjadi 96 orang; 3) Jumlah karya Sanggar Tari Pottre
Koneng yaitu selalu menciptakan karya di setiap tahunnya hingga total karya di
tahun 2020 sebanyak 44 karya tari; 4) Jumlah prestasi Sanggar Tari Pottre Koneng
yaitu mendapatkan perhargaan baik tingkat Kabupaten maupun tingkat provinsi dan
jumlah prestasi yang dimiliki sekitar 29 penghargaan.
Hasil penelitian upaya Sanggar Tari Pottre Koneng dalam pelestarian seni tari
di Sumenep yaitu dengan menjaga keberadaan seni tari meliputi konsep penciptaan,
pengembangan, dan penyebarluasan kepada masyarakat Madura melalui kegiatan
pendidikan tari, pelatihan tari dan pementasan tari.
Description
Reuploud file repositori 22 Jan 2026_Firli
