Sikap Konsumen Wanita dalam Menentukan Pembelian Rokok di Wilayah Perkotaan Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Konsumsi rokok di Kabupaten Jember terus meningkat dalam tiga tahun terakhir, dengan dominasi pada kalangan laki-laki. Meskipun lebih rendah, konsumsi rokok juga terjadi di kalangan perempuan, namun mereka kerap menghadapi stigma sosial negatif. Gaya hidup modern dan strategi pemasaran industri rokok di wilayah perkotaan Jember mendorong sebagian perempuan untuk merokok. Mengingat peran strategis perempuan sebagai konsumen, perusahaan perlu memahami perilaku dan sikap mereka dalam pengambilan keputusan pembelian guna meningkatkan loyalitas terhadap merek. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive methods, yaitu di wilayah perkotaan Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan analitik. Penentuan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah keseluruhan 45 responden yang diambil dari tiga kecamatan yang secara administratif masuk di wilayah perkotaan Jember, yaitu Kecamatan Patrang, Kecamatan Kaliwates, dan Kecamatan Sumbersari seduai dengan kriteria yang telah ditentukan. Data yang didapatkan akan dianalisis dengan analisis deskriptif untuk membahas terkait proses pengambilan keputusan pembelian rokok di wilayah perkotaan Jember dan analisis multiatribut fishbein untuk mengetahui sikap konsumen terhadap atribut yang melekat pada produk rokok, serta analisis Customer Satisfaction Index dan Importance Performance Analysis untuk melihat kepuasan konsumen terhadap atribut rokok. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) Proses keputusan pembelian yang dilakukan oleh konsumen dalam membeli rokok di wilayah perkotaan Jember, yaitu (a) Identifikasi kebutuhan: alasan yang paling berpengaruh adalah menghilangkan stres atau bosan dan coba-coba; (b) Pencarian informasi: sumber informasi paling dominan berasal dari teman dengan waktu menerima informasi kurang dari seminggu; (c) Evaluasi alternatif: karakteristik yang paling dipertimbangkan adalah rasa dengan persentase 25%; (d) Proses pembelian: konsumen di wilayah perkotaan Jember tergantung situasi dalam pembelian. Faktor utama pembelian adalah rasa yang enak; dan (e) Evaluasi pasca pembelian: rata-rata konsumen di wilayah perkotaan Jember berada pada tingkat puas dan akan melakukan pembelian rokok kembali. 2) Sikap konsumen terhadap atribut rokok di wilayah perkotaan Jember adalah netral (207,08) dengan atribut produk yang paling dipertimbangkan yaitu kualitas produk (17,63). 3) Tingkat kepuasan konsumen terhadap atribut rokok di wilayah perkotaan Jember berada pada kategori puas (72,70%) dan atribut yang berada pada (1) Kuadran I: jumlah batang rokok, harga, kepadatan rokok, serta kandungan tar dan nikotin; (2) Kuadran II: rasa, kualitas, kemudahan memperoleh produk, ketersediaan produk, aroma, dan adanya filter; (3) Kuadran III: daya bakar rokok, variasi produk, kemasan, banyaknya asap yang dihasilkan, serta iklan dan promosi; (4) Kuadran IV: merek.

Description

Reupload file repositori 03 Feb 2026_Maya

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By