Respon Bakteri Rhizosperik (Pseudomonas sp. Dan Azospirillum sp.) Terhadap Performa dan Reduksi Etilen Selama Fase Early Stage dengan Cekaman Genangan pada Tebu
| dc.contributor.author | Moh. Alaika Nurul Hak | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-25T04:35:13Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-24 | |
| dc.description | Reupload file repositori 02 Mar 2026_Maya | |
| dc.description.abstract | Pada saat ini tantangan utama dalam budidaya tebu adalah perubahan iklim yang mengakibatkan terjadinya banjir karena. Peningkatan curah hujan akan meningkatkan resiko terjadinya genangan pada areal lahan budidaya tebu dan terjadi penurunan produktivitas karena tanaman tebu akan mengalami cekaman abiotik. Salah satu cekaman abiotik adalah cekaman genangan. Pada kondisi tergenang perakaran tanaman tebu akan mengalami penurunan oksigen, dalam kondisi kekurangan oksigen terjadi pergeseran metabolisme energi dari aerob menjadi anaerob, maka menyebabkan akumulasi etilen. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat cekaman akibat regulasi etilen, telah diketahui salah satu yang potensial adalah memanfaatkan rizosperik bakteria. Beberapa rizosperik bakteria yang berpengaruh terhadap produksi etilen adalah Pseudomonas sp. dan Azospirillum sp.. Bakteri mampu membatasi peningkatan etilen melalui aksi ACC deaminase dapat berguna dalam mendukung pertumbuhan tanaman dalam kondisi cekaman. Bakteri Azospirillum sp. dan Pseudomonas sp. dapat menurunkan level produksi dari hormon etilen dengan menghasilkan ACC deaminase dengan mengambil etilen prekursor ACC dan mengubahnya menjadi amonia dan α-ketobutirat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2025 – Juni 2025, yang bertempat di Laboratorium Program Studi Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Jember, beserta analisis cekaman genangannya. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini, yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah varietas tebu yang di bagi menjadi 2 taraf dan jumlah dosis konsorsium bakteri yang dibagi menjadi 4 taraf. Isolat bakteri Pseudomonas sp. dan Azospirillum sp. didapatkan dari Laboratorium Pengamatan Hama Dan Penyakit Tanaman Pangan Dan Hortikultura (LPHP) Tanggul. Perbanyakan isolat bakteri Pseudomonas sp. dilakukan pada media luria bertani broth (LB), dan untuk perbanyakan bakteri Azospirillum sp. dilakukan pada media nutrient agar (NA). Tanaman tebu yang digunakan adalah bibit singel-bud. Perlakuan percobaan diberikan setelah tanaman berumur 30 hst dengan memberikan konsorsium bakteri Pseudomonas sp. dan Azospirillum sp. 1 ml pertanaman. Untuk penggenangan dilakukan satu minggu setelah pemberian bakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis respon perlakuan beberapa bakteri rhizosfer dan cekaman genangan terhadap performa dan reduksi etilen pada tanaman tebu fase awal pertumbuhan. Tanaman tebu varietas M1 dan M2 terhadap kondisi cekaman genangan dan perlakuan bakteri Pseudomonas sp. dan Azospirillum sp. menunjukan adanya peningkatan yang signifikan pada parameter pengamatan tinggi tanaman, panjang akar, jumlah akar utama, dan kerapatan stomata, dibandingkan tanaman tebu tanpa perlakuan bakteri. Hasil elektroforesis pada sampel tanaman dengan pemberian perlakuan bakteri terlihat adanya gen ACC deaminase sedangkan pada tanaman tanpa pemberian bakteri menunjukan ekspresi gen ACC oksidase, hal tersebut menunjukan adanya pengurangan jumlah etilen dimana ACC oksidase sebagai prekusor asli ACC di gantikan oleh ACC deaminase. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Prof. Dr. Ir. Sri Hartatik, MS DPA: Mohammad Ubaidillah S.Si, M.Agr., Ph.D. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4482 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | Bakteri Rhizosperik | |
| dc.title | Respon Bakteri Rhizosperik (Pseudomonas sp. Dan Azospirillum sp.) Terhadap Performa dan Reduksi Etilen Selama Fase Early Stage dengan Cekaman Genangan pada Tebu | |
| dc.type | Thesis |
