Pengaruh Terapi Mewarnai Mandala Terhadap Tingkat Kecemasan Hospitalisasi Anak Usia Sekolah di RSD Balung Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Anak usia sekolah atau midlle childhood adalah waktu dimana individu
memasuki umur 6-12 tahun. Hospitalisasi merupakan kondisi anak yang harus di
rawat secara intensif akibat keadaan anak yang kurang optimal baik secara fisik
maupun psikologis. Saat menjalani hospitalisasi, sering muncul masalah berupa
kecemasan hal ini diakibatkan oleh lingkungan asing yang diperoleh anak, berpisah
dengan keluarga dan kondisi sakit sehingga mempengaruhi psikologis anak.
Kecemasan yang dialami anak selama hospitalisasi dapat berdampak terhadap
proses penyembuhan karena terjadi defisit imutitas sehingga menambah risiko
terjadinya komplikasi. Menurut hasil dari Survei Kesehatan Nasional tahun 2022
didapatkan bahwa sepanjang tahun 2022 di Indonesia prevalensi anak yang
menjalani hospitalisasi adalah sebanyak 6,13% anak dari total seluruh anak di
Indonesia. Berdasarkan penelitian sebelumnya, pada tahun 2022 terdapat sebanyak
65,7% anak yang di rawat inap mengalami kecemasan tingkat sedang. Mandala
dapat menurunkan tingkat kecemasan karena beberapa hal, seperti efek pemusatan
atau centering effect yang disebabkan oleh formasi sirkuler pada mandala, serta
kompleksitas dan struktur dari mandala yang mengharuskan adanya koordinasi
mata dan tangan sehingga memunculkan efek distraksi. Oleh karena itu, tujuan
penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis ada tidaknya pengaruh
terapi mewarnai mandala terhadap tingkat kecemasan hospitalisasi anak usia
sekolah di RSD Balung Jember
Description
Entry oleh Arif 2026 April 09
