Ekstraksi Flavonoid Daun Kopi Robusta (Coffea canephora) dengan Metode Maserasi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknologi Pertanian

Abstract

Ekstraksi adalah proses pemisahan komponen dari campuran menggunakan pelarut, bergantung pada perbedaan kelarutan. Proses ini penting dalam berbagai bidang, seperti farmasi dan bioteknologi, terutama untuk memperoleh senyawa bioaktif seperti flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan, antibakteri, dan antikanker. Daun kopi robusta (Coffea canephora) merupakan salah satu bahan alam yang kaya flavonoid dengan potensi sebagai antioksidan dan terapi diabetes. Berbagai metode ekstraksi seperti maserasi, sokletasi, dan sonikasi digunakan untuk mengisolasi senyawa aktif. Efektivitas ekstraksi dipengaruhi oleh waktu, jenis sampel, dan pelarut yang digunakan. Maserasi dipilih karena sederhana, murah, tidak merusak senyawa termolabil seperti flavonoid dan tidak memerlukan pemanasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu dan volume pelarut terhadap jumlah flavonoid yang dihasilkan dari ekstrak daun kopi robusta melalui metode maserasi guna memperoleh hasil optimal. Penelitian ini menunjukkan bahwa waktu ekstraksi dan volume pelarut berpengaruh nyata terhadap rendemen dan kadar total flavonoid ekstrak daun kopi robusta. Rendemen tertinggi (17,87%) diperoleh dari kombinasi waktu ekstraksi 48 jam dan volume pelarut 300 mL (A3B3), sedangkan kadar flavonoid tertinggi (1,28 mg QE/g ekstrak) dihasilkan dari kombinasi waktu ekstraksi 48 jam dan volume pelarut 300 mL (A3B3). Analisis uji ANOVA dua arah menunjukkan bahwa kedua faktor secara individu berpengaruh, tetapi untuk interaksinya berpengaruh tetapi tidak beda nyata. Uji skoring menunjukkan kombinasi perlakuan A3B3 sebagai yang terbaik secara keseluruhan karena menghasilkan rendemen tertinggi dan kadar flavonoid tertinggi.

Description

Reupload file repositori 05 Feb 2026_Maya

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By