Perancangan Sistem Hybrid Photovoltaic – Thermoelectric Generator (Teg) pada Teknologi Monitoring Lahan Pertanian Real-Time
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Sektor pertanian berfungsi sebagai pilar ekonomi utama masyarakat Desa
Jenggawah. Peningkatan efisiensi pertanian dan manajemen mutu yang lebih baik
menjadi kunci untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani. Dalam era
pertanian modern, teknologi pemantauan Real-Time telah menjadi instrumen yang
penting dalam pengelolaan lahan pertanian yang efektif. Dalam pengoperasian alat
monitoring lahan ini membutuhkan pasokan energi listrik yang stabil dan dapat
diandalkan. Penelitian ini mengedepankan pendekatan teoretis dan desain
konseptual mengenai sistem hybrid Photovoltaic (PV). Dengan menggunakan
sistem hybrid, diharapkan generator termoelektrik dapat mengubah energi panas
buangan dari proses konversi Photovoltaic, sehingga tidak ada energi yang
terbuang. Hasil konversi sinar matahari dan generator termoelektrik untuk
mengubah konversi panas dari kerja Photovoltaic menjadi tenaga listrik yang
masuk diolah dan dikirim. Suhu, tegangan, arus dan daya yang dicatat oleh sensor
dikirimkan ke mikrokontroller, yang kemudian mengolah dan menampilkan data
tersebut melalui Mobile web. Performa sistem hybrid lebih unggul dengan
konfigurasi paralel dari pada sistem non – hybrid. Hal ini dibuktikan pada kinerja
Seiring bertambahnya nilai iradiasi matahari daya output yang dihasilkan selalu
mengalami peningkatan dengan daya output tertinggi pada pukul 12.00 WIB
sebesar 38,20 watt pada sistem hybrid. Hasil perolehan nilai efisiensi pada sistem
hybrid mencapai 68,45% dengan menggunakan beban keseluruhan harian sistem
sebesar 162,56 Wh. Nilai daya maksimal yang dihasilkan dari sistem hybrid PV
TEG adalah sebesar 38,20 watt dengan tingkat iradiasi sebesar 588 W/m2 . Dengan
tingkat keterisian baterai pada saat sistem dalam kondisi charging dengan total
kapasitas yang dapat terisi sebesar 17,58 Ah selama 11 jam. Sedangkan total
kapasitas baterai yang dikeluarkan selama proses pengujian dicharging baterai
sebesar 12,42 Ah disetiap harinya, tingkat keterisian baterai mencapai 100% atau
40Ah pada pukul 16.00 WIB dihari kedua pengujian.
Description
Reupload file repositori 13 februari 2026_PKL Fani/Firli
