Daya Hambat Ekstrak Daun Biduri (Calotropis gigantea) terhadap Pertumbuhan Lactobacillus acidophilus
| dc.contributor.author | Prasasti Fitrah Naraya Setiawan | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-31T07:19:28Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-27 | |
| dc.description | Finalisasi Hasyim/Agustus 2026 | |
| dc.description.abstract | Karies gigi masih menjadi salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang memiliki prevalensi tinggi di Indonesia maupun di dunia. Penyakit ini merupakan kondisi multifaktorial yang terjadi akibat interaksi antara mikroorganisme, host, substrat, dan waktu. Salah satu bakteri yang berperan dalam perkembangan lesi karies yang lebih dalam adalah L. acidophilus. Bakteri ini memiliki kemampuan menghasilkan asam dan bertahan hidup pada lingkungan asam, sehingga berperan penting dalam progresivitas karies hingga mencapai dentin yang lebih dalam. Oleh karena itu, pengendalian pertumbuhan bakteri tersebut menjadi salah satu upaya dalam pencegahan dan penanganan karies. Chlorhexidine gluconate merupakan bahan antibakteri yang banyak digunakan dalam bidang kedokteran gigi karena efektivitasnya dalam menghambat pertumbuhan bakteri rongga mulut. Namun, penggunaannya dalam jangka panjang dapat menimbulkan berbagai efek samping. Kondisi tersebut mendorong pemanfaatan bahan alami yang memiliki aktivitas antibakteri sebagai alternatif yang lebih aman dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut. Salah satu tanaman yang memiliki potensi tersebut adalah daun biduri (Calotropis gigantea) yang diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berperan dalam aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun biduri (Calotropis gigantea) terhadap pertumbuhan L. acidophilus pada berbagai konsentrasi. Penelitian menggunakan desain eksperimental laboratoris dengan rancangan post-test only control group design. Aktivitas antibakteri ekstrak daun biduri diuji menggunakan metode difusi cakram Kirby-Bauer pada konsentrasi 40%, 60%, 80%, dan 100%, dengan chlorhexidine gluconate 0,2% sebagai kontrol positif dan aquades steril sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun biduri pada seluruh konsentrasi yang diuji mampu menghambat pertumbuhan L. acidophilus. Rata-rata diameter zona hambat yang dihasilkan pada konsentrasi 40%, 60%, 80%, dan 100% berturut-turut sebesar 6,63±0,19 mm; 7,10±0,13 mm; 7,97±0,17 mm; dan 10,20±0,81 mm. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan diameter zona hambat seiring dengan meningkatnya konsentrasi ekstrak yang digunakan, dengan konsentrasi 100% menghasilkan diameter zona hambat terbesar di antara seluruh konsentrasi ekstrak. Meskipun demikian, aktivitas antibakteri yang dihasilkan pada seluruh konsentrasi ekstrak masih lebih rendah dibandingkan chlorhexidine gluconate 0,2% sebagai kontrol positif (K+). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antar kelompok perlakuan (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak daun biduri berpengaruh terhadap kemampuan ekstrak dalam menghambat pertumbuhan L. acidophilus. Aktivitas antibakteri ekstrak daun biduri diduga berasal dari kandungan senyawa bioaktif yang bekerja melalui berbagai mekanisme dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun biduri (Calotropis gigantea) memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan L. acidophilus secara in vitro. Peningkatan konsentrasi ekstrak menghasilkan peningkatan aktivitas antibakteri, dengan konsentrasi 100% menunjukkan efektivitas tertinggi dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun biduri berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan alami yang memiliki aktivitas antibakteri dalam bidang kedokteran gigi. | |
| dc.description.sponsorship | drg.Pudji Astuti M.Kes. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/12741 | |
| dc.language.iso | Other | |
| dc.publisher | FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI | |
| dc.subject | Calotropis gigantea | |
| dc.subject | ekstrak daun biduri | |
| dc.subject | aktivitas antibakteri | |
| dc.subject | L. acidophilus | |
| dc.subject | karies gigi | |
| dc.title | Daya Hambat Ekstrak Daun Biduri (Calotropis gigantea) terhadap Pertumbuhan Lactobacillus acidophilus | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 5 of 7
Loading...
- Name:
- 221610101081 - PRASASTI FITRAH NARAYA SETIAWAN - BAGIAN DEPAN.pdf
- Size:
- 527.74 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221610101081 - PRASASTI FITRAH NARAYA SETIAWAN - BAB 1.pdf
- Size:
- 366.98 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221610101081 - PRASASTI FITRAH NARAYA SETIAWAN - BAB 2.pdf
- Size:
- 643.11 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221610101081 - PRASASTI FITRAH NARAYA SETIAWAN - BAB 3.pdf
- Size:
- 451.18 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221610101081 - PRASASTI FITRAH NARAYA SETIAWAN - BAB 4.pdf
- Size:
- 496.76 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
