Karakteristik Pembakaran Droplet Bahan Bakar Biodiesel Dari Minyak Nabati (Crude Vegetable Oil) Minyak Kelapa (Cocos Nucifera) Berkatalis Cangkang Telur Ayam
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan bahan bakar alternatif terbarukan biodiesel menjadi perhatian khusus terkait dengan krisis bahan bakar fosil saat ini. Biodiesel menghasilkan polutan pembakaran yang lebih ramah lingkungan, dan menghasilkan karbon monoksida, sulfur dioksida, serta unburned hydrocarbon yang jauh lebih rendah daripada bahan bakar diesel dari fosil. Minyak nabati mentah (Crude Vegetable Oil/CVO) dari biji tanaman nyamplung (Calophyllum Inophyllum) merupakan salah satu sumber bahan bakar alternatif terbarukan yang dapat dikonversi menjadi biodiesel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pembakaran droplet bahan bakar biodiesel menyak kelapa dengan menambahkan cangkang telur ayam. Variasi penambahan cangkang telur ayam yang digunakan pada penelitian ini adalah sebagai berikut: 2% dan 7% dari volume minyak, dan katalis KOH sebagai pembanding. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Hasil dari penelitian ini yang telah dilakukan pengujian karakteristik pembakaran droplet menghasilkan karakteristik nyala api yang paling bagus pada variasi katalis 7%. Hasil visualisasi nyala api droplet pada variasi katalis 7% adalah nyala api yang paling stabil, nyala api berwana kuning dan didekat area droplet terdapat nyala api berwarna biru, dan umur nyala api pada variasi 7% yaitu 1308 ms. Temperaturpada saat proses pembakaran droplet paling tinggi terdapat pada variasi katalis 7 % yaitu 593 ℃. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin bertambahnya komposisi katalis pada biodiesel akan mendapatkan nilai temperatur yang tinggi dan umur nyala api yang panjang.
Description
Reupload Repositori File 12 Maret 2026_Kholif Basri
