Peran Trust Dalam Memediasi Influencer Marketing Dan E-Wom Marketing Terhadap Purchase Intention Sepatu Adidas Di Jawa Timur
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis
Abstract
Perkembangan media sosial telah mengubah cara konsumen berinteraksi dengan merek, termasuk dalam industri fashion dan olahraga. Adidas sebagai salah satu merek global memanfaatkan strategi digital melalui influencer marketing dan E-WOM marketing untuk meningkatkan trust konsumen serta mendorong purchase intention. Penelitian ini mengkaji pengaruh influencer marketing dan E-WOM marketing terhadap purchase intention dengan trust sebagai variabel mediasi. Influencer marketing berperan penting dalam membangun persepsi konsumen melalui kredibilitas dan daya tarik influencer, sementara E-WOM marketing memberikan pengaruh besar terhadap penilaian konsumen melalui ulasan, komentar, dan rekomendasi online. Trust menjadi faktor kunci yang dapat memperkuat hubungan antara strategi pemasaran digital dan niat beli konsumen.
Penelitian ini menggunakan explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen di Jawa Timur yang pernah melakukan interaksi dengan konten pemasaran Adidas melalui media sosial, dengan sampel sebanyak 140 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner online serta offline dan diolah menggunakan software SmartPLS 4.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) influencer marketing berpengaruh signifikan terhadap trust, 2) E-WOM berpengaruh signifikan terhadap trust 3) influencer marketing berpengaruh signifikan terhadap purchase intention, 4) E-WOM marketing berpengaruh signifikan terhadap purchase intention, 5) trust berpengaruh signifikan terhadap purchase intention, 6) influencer marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap purchase intention melalui trust, 7) E-WOM marketing berpengaruh signifikan terhadap purchase intention melalui trust.
Description
Reupload Repositori File 26 Januari 2026_Kholif Basri
