Pemetaan Budidaya Vanili (Vanilla Planifolia Andrews) Berdasarkan Karakterisasi Morfologi Dan Kultur Teknis di Wilayah Kabupaten Bondowoso

dc.contributor.authorGunawan Tirto Ganudi
dc.date.accessioned2026-03-05T06:58:54Z
dc.date.issued2025-01-07
dc.descriptionReupload Repositori File 05 Maret 2026_Kholif Basri
dc.description.abstractTanaman vanili (Vanilla Planifolia) merupakan salah satu jenis tanaman perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi dengan fluktuasi harga yang relatif stabil dibandingkan tanaman perkebunan yang lain. Sebagian besar produksi hasil perkebunan vanili di Indonesia di ekspor ke luar negeri dan dimanfaatkan sebagai pengharum makanan, gula-gula, ice cream dan campuran minuman. Untuk mencapai hasil produksi vanili yang tinggi maka perlu menggunakan benih dengan kualitas unggul. Mutu vanila ekspor Indonesia pada saat ini berada pada tingkat standar mutu keempat, penurunan nilai ekspor ini disebabkan karena mutu vanili Indonesia belum sesuai dengan standar importir. Setiap kondisi lahan satu dengan yang lain akan menghasilkan pertumbuhan tanaman yang berbeda baik dari segi morfologi, biokimia maupun secara fisiologi salah satunya yaitu kandungan klorofil pada tanaman. Kandungan klorofil dalam daun sangat menentukan pertumbuhan pada tanaman. Penelitian ini dilaksanakan di beberapa daearah kecamatan yang tersebar di Kabupaten Bondowoso untuk mengetahui sebaran komiditi, keragaman varietas, dan teknik budidaya yang dilakukan oleh masing-masing petani vanili di Kabupaten Bondowoso untuk dapat dikomparasikan mengenai kondisi tanah dan kandungan klorofil pada masing-masing daerah budidaya. Pengambilan contoh sampel petani dilakukan dengan menggunakan metode snowball sampling (bola salju) dan dilanjutkan dengan uji anova menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan uji lanjut BNT dengan mengelompokkan hasil yang didapat melalui metode snowball sampling yaitu beberapa media tanam yang sudah dikelompokkan dengan tanda/konotasi huruf M1 (tanah), M2 (tanah+cocopit), M3 (tanah+kohe), M4 (tanah+arang sekam). Prosedur penelitian terdiri dai beberapa tahapan diawali dengan persiapan bahan sampel, kedua pembuatan sampel, ketiga pengambilan sampel vanili keempat , kelima pemetaan wilayah dan terakhir pengujian sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi pemetaan wilayah, kultur teknis budidaya varietas tanaman vanili dan uji klorofil pada daun. Berdasarkan Pemetaan yang telah dilakukan, budidaya vanili tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Bondowoso, antara lain Kecamatan Wringin, Grujugan, Wonosari, Sukosari, Pakem, Pujer dan Sumber wringin. Para petani dibeberapa wilayah tersebut menanam jenis vanili dengan varietas yang sama yaitu varietas Vania 1 dan menggunakan beberapa campuran media tanam yang berbeda selain tanah, meliputi tanah + kotoran hewan, tanah + cocopeat dan juga tanah + arang sekam. Hasil analisis ragam (Anova) pada kandungan klorofil a dengan F-hitung 5,95 berbeda nyata, klorofil b dengan F-hitung 2,24 tidak berbeda nyata dan total klorofil dengan F-hitung 0,68 tidak berbeda nyata. Sehingga untuk uji lanjut BNT dilakukan hanya pada iiiahayaiiie pengamatan klorofil a.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Dwi Erwin Kusbianto, S.P., M.P. Dosen Pembimbing Anggota: --
dc.identifier.otherKholif Basri
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4974
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectTanaman vanili (Vanilla Planifolia)
dc.subjecttanaman perkebunan
dc.subjectdi Indonesia
dc.titlePemetaan Budidaya Vanili (Vanilla Planifolia Andrews) Berdasarkan Karakterisasi Morfologi Dan Kultur Teknis di Wilayah Kabupaten Bondowoso
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
GUNAWAN TIRTO GANUDI - 181510801023.pdf
Size:
1.78 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: