Peran Perempuan Dalam Upaya Nation-Building di Sudan Selatan

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Penelitian ini membahas kelemahan proses perdamaian di Sudan Selatan yang selama ini didominasi oleh kesepakatan formal elit politik (top-down), seperti R-ARCSS. Pendekatan top-down oriented tersebut dinilai gagal mengatasi masalah mendasar yang berupa fragmentasi sosial dan lemahnya rasa identitas nasional di masyarakat pasca konflik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan tujuan menganalisis kontribusi dari peran perempuan dalam membangun persatuan dari bawah. Penulis berargumen bahwa untuk mewujudkan nation-building yang berhasil, Sudan Selatan perlu mulai lebih dalam menyoroti fokus terhadap pendekatan bottom-up, di mana gerakan lokal perempuan memegang peran krusial sebagai aktor dalam membangun kohesi sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa melalui organisasi lokal dan inisiatif yang bersifat inklusif, kontribusi perempuan mampu memulihkan hubungan lintas komunitas yang terpecah, merekonstruksi hubungan sosial, serta membangun nilai-nilai persatuan nasional yang berangkat dari tingkat lokal atau akar rumput. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas perempuan berkontribusi nyata melalui pendekatan bottom-up yang membuka kembali ruang interaksi sosial masyarakat. Walaupun perannya kurang berdampak signifikan di ranah formal institusional, aktivitas perempuan telah berkontribusi dalam membangun fondasi dan menciptakan kondisi sosial yang memungkinkan proses nation-building dapat terus berkembang.

Description

Validasi dan Finalisasi Ratna 15 Juli 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By