Peran Stichting Centrale Vereeniging Ter Bestrijding Der Tuberculose (SCVT) dalam Penanggulangan Tuberkulosis di Surabaya Tahun 1934-1942

dc.contributor.authorHikmah Zumrotus Soleha
dc.date.accessioned2026-10-15T04:27:17Z
dc.date.issued2026-06-28
dc.descriptionFinalisasi Oktober 2026_Yudi
dc.description.abstractJudul penelitian ini adalah "PERAN SCVT DALAM PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI SURABAYA TAHUN 1934-1942" dengan tiga permasalahan yaitu apa yang melatar belakangi pendirian SCVT Surabaya, bagaimana strategi dan program yang dijalankan SCVT Surabaya dan dampak dari didirikannya SCVT Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Kajian ini termasuk dalam bidang sejarah kesehatan dengan pendekatan sosiologi organisasi. Analisis penelitian didasarkan pada teori struktural fungsional Talcott Parsons untuk menjelaskan fungsi SCVT sebagai organisasi kesehatan yang berperan dalam penanggulangan tuberkulosis di Surabaya tahun 1934-1942. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya penyebaran tuberkulosis di Surabaya dipengaruhi oleh kepadatan penduduk, buruknya sanitasi, dan lingkungan permukiman yang tidak sehat mendorong SCVT membentuk cabang lokal dan mendirikan biro konsultasi pada tahun 1934. Upaya penanggulangan yang dilakukan berlangsung dalam tiga fase, yaitu pembentukan sistem pelayanan awal tahun 1934-1936, pengembangan program dan strategi penanganan tahun 1937-1939, serta puncak perkembangan program hingga berakhirnya aktivitas lembaga akibat Perang Dunia II tahun 1940-1942. Berbagai program yang dijalankan meliputi pelayanan konsultasi, kunjungan rumah, propaganda kesehatan, sistem rujukan ke sanatorium, penyediaan fasilitas rontgen, serta pengobatan pasien. Keberadaan SCVT berkontribusi dalam pengembangan sistem pelayanan kesehatan yang lebih terorganisasi, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya tuberkulosis, serta perluasan pemanfaatan layanan kesehatan modern. Meskipun belum mampu menurunkan angka kematian secara signifikan karena faktor kemiskinan, kepadatan permukiman, buruknya sanitasi, dan ketimpangan akses layanan kesehatan, SCVT tetap berperan penting dalam perkembangan pelayanan kesehatan masyarakat dan penanggulangan tuberkulosis di Surabaya pada masa kolonial.
dc.description.sponsorshipRifa'i Shodiq Fathoni, M.A.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15600
dc.language.isoOther
dc.publisherFakultas Ilmu Budaya
dc.subjectSCVT Surabaya
dc.subjectBiro konsultasi Tuberkulosis
dc.subjectSanatorium
dc.subjectKesehatan masyarakat
dc.subjectHindia Belada
dc.titlePeran Stichting Centrale Vereeniging Ter Bestrijding Der Tuberculose (SCVT) dalam Penanggulangan Tuberkulosis di Surabaya Tahun 1934-1942
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220110301014 - HIKMAH ZUMROTUS SOLEHA - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
511.5 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220110301014 - HIKMAH ZUMROTUS SOLEHA - BAB 1.pdf
Size:
481.36 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220110301014 - HIKMAH ZUMROTUS SOLEHA - BAB 2.pdf
Size:
412.18 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220110301014 - HIKMAH ZUMROTUS SOLEHA - BAB 3.pdf
Size:
399.69 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220110301014 - HIKMAH ZUMROTUS SOLEHA - BAB 4.pdf
Size:
1.08 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: