Penyebab Mahasiswa Penerima KIP-K Tidak Berprestasi Akademik di Universitas Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Program Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) merupakan beasiswa bagi
calon mahasiswa dari kalangan keluarga kurang mampu, tetapi memiliki potensi
akademik yang baik serta memiliki kemauan untuk melanjutkan pendidikan di
perguruan tinggi. Tercatat sebanyak 6.730 mahasiswa penerima KIP-K di
Universitas Jember, tetapi hanya terdapat 78 mahasiswa yang mampu berprestasi
akademik. Artinya kurang dari 2% mahasiswa penerima KIP-K yang mampu
meraih prestasi akademik di Universitas Jember. Hal ini bertolak belakang dengan
karakteristik khusus mahasiswa penerima KIP-K sebagai kelompok mahasiswa
yang memiliki keterbatasan ekonomi, tetapi memiliki potensi akademik yang baik.
Mahasiswa penerima KIP-K sejatinya dapat memaksimalkan potensi yang ada
sebagai bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri dan beasiswa yang telah
diberikan. Oleh sebab itu, penting untuk dilakukan penelitian terkait penyebab
mahasiswa penerima KIP-K tidak berprestasi akademik di Universitas Jember
dengan memakai sudut pandang Ilmu Kesejahteraan Sosial. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis penyebab
mahasiswa penerima KIP-K tidak berprestasi akademik di Universitas Jember.
Penelitian ini menggunakan konsep beasiswa KIP-K, konsep prestasi
akademik, konsep pengembangan diri, dan konsep motivasi. Pendekatan yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif.
Teknik penentuan lokasi penelitian menggunakan purposive area, yaitu di
Universitas Jember. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling
yang terdiri dari informan pokok dan informan tambahan. Informan pokok yang
dipilih sebanyak lima mahasiswa penerima KIP-K yang tidak berprestasi di bidang
akademik. Sedangkan, informan tambahan yang dipilih yaitu Ketua Pamadiksi
Universitas Jember dan teman dekat mahasiswa penerima KIP-K yang tidak berprestasi akademik. Selanjutnya, teknik pengumpulan data menggunakan
observasi non partisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Teknik
analisis data menggunakan Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data,
kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Teknik
keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode agar data
yang dihasilkan lebih valid.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua penyebab mahasiswa
penerima KIP-K tidak berprestasi akademik di Universitas Jember, yaitu penyebab
internal (dalam diri) dan eksternal (luar diri). Penyebab internal meliputi
pengembangan diri yang dilakukan mahasiswa kurang optimal dan motivasi
mahasiswa dalam berprestasi akademik yang rendah. Sementara, penyebab
eksternal meliputi budaya akademik yang kurang, wadah bagi mahasiswa untuk
berprestasi akademik yang minim, serta tidak ada kewajiban untuk berprestasi di
bidang akademik.
Description
Reupload Repository 6 Februari 2026_Hasim
