Diagnosis Preeklamsia pada Ibu Hamil dengan Metode Fuzzy Inference System Mamdani (Studi kasus: Puskesmas Kencong, Kabupaten Jember)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Abstract

Preeklamsia merupakan suatu kondisi peningkatan tekanan darah (hipertensi) pada usia kehamilan lebih dari 20 minggu. Preeklamsia menjadi penyebab utama Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia pada tahun 2023, yaitu sebanyak 412 kasus. Wilayah di Jawa Timur yang memiliki prosentase AKI paling tinggi, yaitu Kabupaten Jember dengan 50 kasus kematian. Salah satu Puskesmas Pelayanan Obstetri Emergensi Dasar (PONED) di wilayah bagian selatan kabupaten Jember yang memilki jarak paling jauh dari Rumah Sakit Daerah (RSD) tipe B yaitu Puskesmas Kencong. Hal tersebut menimbulkan tantangan dalam akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Sehingga, peningkatan kualitas dan efektifitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Kencong sangat diperlukan untuk pencegahan dan penanganan komplikasi kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan metode yang efektif untuk membantu dalam proses diagnosis preeklamsia. Salah satu, metode pengambilan keputusan untuk mendiagnosis penyakit, yaitu metode Fuzzy Inference System (FIS). Metode FIS yang berfungsi untuk menangani ketidakpastian, seperti pengukuran yang tidak selalu tepat dalam melakukan diagnosa medis. Salah satu metode FIS, yaitu metode Mamdani yang dapat menggambarkan keahlian pakar secara lebih intuitif, mirip dengan cara pakar dalam mengambil keputusan. Terdapat empat tahap pada proses FIS Mamdani, yaitu fuzzifikasi, aplikasi fungsi implikasi, komposisi aturan, dan defuzzifikasi. Penelitian ini menggunakan metode FIS Mamdani untuk mendiagnosis preeklamsia. Variabel input yang digunakan meliputi tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, dan protein dalam urine, sedangkan variabel output berupa diagnosis apakah pasien terjangkit preeklamsia atau tidak. Penelitian ini menggunakan data rekam medis 50 pasien ibu hamil di Puskesmas Kencong, Kabupaten Jember sebagai data uji coba. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, uji akurasi perbandingan diagnosis pakar dengan diagnosis menggunakan progam FIS Mamdani diperoleh akurasi sebesar 98%. Dengan demikian, metode FIS Mamdani dapat diterapkan untuk mendiagnosis preeklamsia

Description

Reupload file repository 30 Januari 2026_Ratna

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By