Optimasi Formula Shampoo Antiketombe Dari Perasan Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia S.) Dengan Metode Simplex Lattice Design
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Ketombe atau Pityriasis sicca atau dandruff merupakan kondisi tidak
normal pada rambut dengan ditandai dengan munculnya serpihan-serpihan kulit
halus secara berlebihan. Salah satu bahan alami yang memiliki sifat antiketombe
adalah jeruk nipis. Jeruk nipis dapat digunakan sebagai antiketombe dengan
digunakan sebagai bahan aktif pada sediaan shampoo. Bersama dengan bahan aktif,
shampoo juga memiliki komponen penting tambahan, yaitu surfaktan. Surfaktan
yang umum digunakan adalah natrium lauril sulfat dan cocamide DEA.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula optimum dan sifat fisik
sediaan shampoo jeruk nipis dengan variasi surfaktan natrium lauril sulfat (NLS)
dan cocamide DEA. Delapan rancangan formula shampoo didapatkan
menggunakan metode SLD (Simplex Lattice Design) dengan software Design
Expert 13. Sediaan shampoo dievaluasi sifat fisik meliputi uji tinggi busa, pH, dan
daya pembasah sebagai respon untuk memperoleh formula optimum. Sediaan
optimum shampoo diuji karakteristiknya meliputi uji organoleptik, viskositas,
stabilitas busa, dan stabilitas shampoo. Hasil uji sifat fisik sediaan shampoo
optimum diverifikasi menggunakan aplikasi SPSS dengan metode one-sample t
test.
Hasil optimasi diperoleh formula optimum shampoo yaitu kombinasi NLS
7% dan cocamide DEA 4%. Shampoo formula optimum memiliki cairan kental,
berwarna kuning muda, dan memiliki aroma khas jeruk nipis dengan pH 5,91±0,09,
tinggi busa 3,05±0,21 cm dan daya pembasah 10,97±1,36 detik. Hasil verifikasi
menunjukkan bahwa sediaan optimum percobaan tidak berbeda signifikan dengan
prediksi software sehingga formula optimum dapat disimpulkan valid. Hasil uji
karakterisasi menunjukkan bahwa sediaan perasan jeruk nipis optimum memenuhi
syarat.
Description
Reaploud Repository February_agus
