Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Singkong (Manihot esculenta Crantz) terhadap Jumlah Fibroblast Model Tikus Periodontitis Betina
| dc.contributor.author | Aditya Putra Pratama | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-18T02:36:07Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-24 | |
| dc.description | Validasi file repositori 18 Agustus 2026_Firli | |
| dc.description.abstract | Periodontitis merupakan penyakit inflamasi kronis pada jaringan periodontal yang bersifat progresif dan dilaporkan lebih sering terjadi pada perempuan usia subur. Kondisi ini dipengaruhi oleh interaksi antara bakteri patogen periodontal, respon imun inang, serta fluktuasi hormon seksual. Porphyromonas gingivalis berperan sebagai patogen utama yang memicu disbiosis subgingiva dan respon inflamasi berlebihan. Fluktuasi hormon estrogen dan progesteron diketahui dapat memodulasi integritas epitel, respon imun, serta tingkat keparahan inflamasi jaringan periodontal, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kerusakan jaringan. Terapi periodontitis konvensional umumnya menggunakan antibiotik, seperti metronidazole, namun penggunaannya berisiko menimbulkan efek samping dan resistensi bakteri, sehingga diperlukan alternatif terapi berbahan alam yang lebih aman dan efektif. Perubahan kadar hormon seksual memengaruhi keseimbangan mikrobiota periodontal dan meningkatkan keradangan jaringan melalui aktivasi respons imun inang. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan produksi sitokin proinflamasi serta reactive oxygen species (ROS) oleh sel-sel inflamasi. Produksi ROS yang berlebihan pada keadaan keradangan kronis menyebabkan stres oksidatif yang tidak hanya memperparah kerusakan jaringan, tetapi juga mengganggu regulasi growth factor seperti TGF-β dan PDGF. Gangguan jalur pensinyalan tersebut memicu terjadinya premature senescence serta menurunkan proliferasi dan fungsi fibroblas. Kondisi ini semakin diperberat oleh peningkatan aktivitas matrix metalloproteinases (MMP-8 dan MMP-9) yang berperan dalam degradasi kolagen dan matriks ekstraseluler, sehingga proses regenerasi jaringan periodontal menjadi tidak optimal dan kerusakan jaringan berlangsung secara progresif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan rancangan post-test only control group design. Sampel penelitian berupa tikus DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER iii Sprague Dawley betina yang diinduksi Porphyromonas gingivalis untuk membentuk model periodontitis. Hewan coba dibagi menjadi kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif yang diberikan metronidazole, dan kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak daun singkong. Pengamatan dilakukan secara histologis menggunakan pewarnaan hematoksilin eosin untuk menghitung jumlah fibroblas jaringan periodontal, kemudian data dianalisis secara statistik menggunakan uji One-way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok ekstrak daun singkong dan kelompok metronidazole memiliki rerata jumlah fibroblas yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol negatif, namun perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Secara histologis, jaringan periodontal pada kelompok perlakuan ekstrak daun singkong menunjukkan distribusi fibroblas yang lebih merata serta susunan serabut kolagen yang relatif lebih terorganisasi. Tidak ditemukannya perbedaan yang signifikan antar kelompok diduga dipengaruhi oleh fluktuasi hormon estrogen dan progesteron selama siklus estrus, yang memodulasi intensitas respon inflamasi dan aktivitas fibroblas. Kandungan bioaktif daun singkong, seperti flavonoid, tanin, saponin, dan vitamin C, diduga berperan sebagai antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan, serta berkontribusi dalam menekan inflamasi dan stres oksidatif sehingga mendukung proses perbaikan jaringan periodontal. Ekstrak daun singkong berpotensi mendukung peningkatan jumlah fibroblas dan perbaikan jaringan periodontal pada model tikus periodontitis betina, meskipun belum menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik antar kelompok perlakuan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mempertimbangkan pengukuran kadar hormon seksual, penambahan kelompok kontrol tikus jantan, serta perpanjangan durasi perlakuan guna memperoleh gambaran efek terapi yang lebih komprehensif. | |
| dc.description.sponsorship | Dr. drg.Agustin Wulan Suci D. MDSc. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/14005 | |
| dc.language.iso | Other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran Gigi | |
| dc.subject | Periodontitis | |
| dc.subject | Daun Singkong | |
| dc.subject | Fibroblas | |
| dc.subject | Porphyromonas gingivalis | |
| dc.subject | Metronidazole | |
| dc.title | Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Singkong (Manihot esculenta Crantz) terhadap Jumlah Fibroblast Model Tikus Periodontitis Betina | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 5 of 7
Loading...
- Name:
- 221610101166 - Aditya Putra Pratama - BAGIAN DEPAN.pdf
- Size:
- 634.89 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221610101166 - Aditya Putra Pratama - BAB 1.pdf
- Size:
- 401.75 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221610101166 - Aditya Putra Pratama - BAB 2.pdf
- Size:
- 505.73 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221610101166 - Aditya Putra Pratama - BAB 3.pdf
- Size:
- 502.11 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221610101166 - Aditya Putra Pratama - BAB 4.pdf
- Size:
- 656.2 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
