Pengaruh Ekstrak Etanol Cacing Tanah (Pheretima javanica K.) dalam Berbagai Konsentrasi terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella typhi dan Pemanfaatannya sebagai Buku Nonteks

dc.contributor.authorAnna Rishofa A’yuni
dc.date.accessioned2026-04-06T04:17:38Z
dc.date.issued2019-01-29
dc.descriptionReupload file repository 6 April 2026_Rudy/Halima
dc.description.abstractCacing tanah (Pheretima javanica K.) oleh masyarakat cina digunakan sebagai obat tradisional karena dipercaya dapat menurunkan demam dan memperlancar peredarah darah serta dapat menghambat pertumbuhan bakteri seperti Escherichia coli, Shigella dysenteriae, Staphylococcus aureus dan khususnya Salmonella thypi karena mempunyai daya antibakteri (Yumaihana, 2007). Cacing tanah Pheretima sp. terdapat di setiap tanah yang keberadaannya berlimpah pada tanah berumput yang kesuburan dan kelembabannya tinggi (Harmatang, 2014). Jenis cacing tanah yang banyak ditemukan di Pulau Jawa dan paling banyak populasinya adalah Pheretima javanica K. (Waluyo, 2007). Tepung cacing tanah biasa digunakan sebagai obat karena diketahui memiliki senyawa anti tumor, anti kanker dan anti mikroba Lumbricin-I, dan mikroba simbiotik Streptomycin sehingga dapat mengobati penyakit demam tifoid (Firmansyah, 2014). Demam tifoid yaitu suatu penyakit sistemik dengan gambaran demam yang berlangsung lama, adanya bakterimia yang disertai dengan inflamasi yang dapat merusak usus dan organ-organ hati. Demam tifoid disebabkan oleh kuman pathogen Salmonella thypi (S thypi) (Cita, 2011). Penanganan demam tifoid yang masih digunakan di rumah sakit melakukan pengobatan dengan menggunakan obat-obatan atau jenis antibiotik seperti ampisilin, kloramfenikol, amoxsilin dan kontrimoktazol kini memerlukan produk baru yang memiliki potensi tinggi (Wahyono, 2007). Resep obat tradisional untuk mengatasi demam tifoid yang dirasa lebih aman dan bebas pengaruh kimiawi adalah cacing tanah (Zamiel, 2010). Cacing tanah Pheretima sp. memiliki antibiotik streptomycin dalam tubuhnya sebagai anti mikroba (Handayani, 2002). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris. Kemudian, hasil dari penelitian laboratoris tersebut dikembangkan berupa produk buku nonteks. Penelitian ini dilakukan di Sub Laboratorium Mikrobiologi Pendidikan Biologi Universitas Jember selama 6 bulan mulai dari Juli 2018 sampai Desember 2018. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Di mana rancangan acak lengkap tersebut terdiri dari 1 perlakuan dengan 3 kali pengulangan. Kontrol pada penelitian ini yaitu kontrol positif dan kontrol negatif. Kontrol positif yaitu dengan zat antibakteria cyprofloxacin, karena ciprofloxacin masih belum dapat resisten. Mekanisme kerja dari ciprofloxacin berbeda dengan antibiotic lainnya yakni dengan menghambat topoisomerase II (DNA gyrase) dan topoisomerase IV yang diperlukan oleh bakteri untuk replikasi DNA makadari itu organisme resisten terhadap antibiotik lain namun masih sangat sensitif dengan cyprofloksasin sedangkan kontrol negatif yaitu Aquadest steril. Dari hasil uji akhir dapat dilihat dari pengukuran zona hambat dimana rata-rata hambatan yang dihasilkan oleh ekstrak etanol 70% lebih besar daripada esktrak etanol 50% dan 96%. KHM etanol 70% berada di konsentrasi 2% dan KBM berada di 3%, KHM etanol 50% berada di konsentrasi 5% dan KBM berada di 7% dan KHM etanol 96% berada di konsentrasi 25% dan KBM berada di 30%. Hal ini dikarenakan etanol dengan konsentrasi 70% sangat efektif dalam menghasilkan jumlah bahan aktif yang optimal, dimana bahan pengganggu hanya skala kecil yang turut ke dalam cairan pengekstraksi. Selanjutnya dilakukan pengembangan buku nonteks berdasarkan hasil penelitian “Pengaruh Ekstrak Etanol Cacing Tanah (Pheretima javanica K.) Dalam Berbagai Konsentrasi Terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella typhi dan Pemanfaatannya Sebagai Buku Nonteks” untuk menjadi bacaan dan menambah pengetahuan bagi masyarakat. Hasil validasi buku nonteks yang telah dilakukan oleh validator ahli media dan ahli materi diperoleh skor rata-rata sebesar 85,43, dapat disimpulkan bahwa pengembangan buku nonteks dengan judul “Cacing Tanah (Pheretima javanica K.) dalam Berbagai Konsentrasi Etanol Untuk Penyembuhan Demam Tifoid” dinyatakan layak dijadikan sebagai buku bacaan untuk masyarakat umum.
dc.description.sponsorshipDPU : Prof. Dr. Joko Waluyo, M.Si. DPA : Dr. Dwi Wahyuni, M. Kes.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6210
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
dc.subjectEkstrak Etanol
dc.subjectCacing Tanah
dc.subjectSalmonella typhi
dc.titlePengaruh Ekstrak Etanol Cacing Tanah (Pheretima javanica K.) dalam Berbagai Konsentrasi terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella typhi dan Pemanfaatannya sebagai Buku Nonteks
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ANNA RISHOFA A'YUNI - 150210103037.pdf
Size:
5.9 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: