Implementasi Range of Motion dan Spherical Grip untuk Kekuatan Otot Pasien Stroke dengan Masalah Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang
| dc.contributor.author | Sri Wahyuni Ramadhani | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-03T02:31:49Z | |
| dc.date.issued | 2025-06-16 | |
| dc.description | Reupload Repository 3 Februari 2026_Hasim/Firdiana | |
| dc.description.abstract | Kelemahan dan kelumpuhan menjadi gejala utama pasien stroke jika tidak segera diatasi pasien stroke akan mengalami ketergantungan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, hal ini akan mempengaruhi kualitas hidup pasien serta menyebabkan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik. Intervensi yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan Range of Motion (ROM) dan Spherical Grip, teknik yang efektif untuk meningkatkan kekuatan otot sehingga fungsi muskuloskeletal dan mobilitas fisik pasien meningkat. Tujuan penulisan laporan tugas akhir ini adalah untuk membuktikan efektivitas penerapan ROM dan Spherical Grip dapat meningkatkan kekuatan otot pasien stroke yang mengalami gangguan mobilitas fisik di Ruang Kenanga RSUD Dr. Haryoto. Penulisan laporan tugas akhir ini menggunakan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan pada Tn. J dengan diagnosis stroke yang dirawat di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang, mengalami seluruh kriteria mayor masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik, bersedia menjadi partisipan dan tidak terdapat kelainan sendi atau tulang pada bagian ekstremitas. Intervensi keperawatan yang dilakukan adalah dukungan mobilisasi berupa pemberian latihan ROM dan spherical grip yang dilakukan 10-15 menit, 2 kali sehari, pagi dan sore selama 3 hari. Hasil implementasi didapatkan tujuan tercapai, dan gangguan mobilitas fisik menurun. Semua kriteria hasil mengalami peningkatan yaitu pergerakan ekstremitas kanan meningkat, kekuatan otot ektremitas kanan atas meningkat dari 2 menjadi 3, ekstremitas kanan bawah dari 2 menjadi 4, rentang gerak meningkat, gerakan terbatas menurun dan kelemahan fisik menurun. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa intervensi dukungan mobilisasi berupa latihan ROM dan Spherical grip dinilai efektif dalam menurunkan gangguan mobilitas fisik dengan meningkatkan kekuatan otot. Disarankan bagi peneliti selanjutnya pemilihan bola menggunakan bola karet bertekstur padat dan memiliki genggaman jari pada bola agar mendapat hasil yang lebih optimal. Disarankan bagi perawat selalu mengevaluasi setiap dilakukan terapi agar tidak terjadi kelelahan pada pasien. Disarankan pasien melanjutkan terapi rutin di rumah selama 2 kali sehari secara mandiri untuk meningkatkan kekuatan otot ekstremitas. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Ns. Mashuri S.Kep., M.Kep., | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1139 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Stroke | |
| dc.subject | Range of motion | |
| dc.title | Implementasi Range of Motion dan Spherical Grip untuk Kekuatan Otot Pasien Stroke dengan Masalah Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik di Ruang Kenanga RSUD dr. Haryoto Lumajang | |
| dc.type | Other |
