Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Fantasi dengan Strategi Joyfull Learning pada Siswa Kelas VIIG SMPN 11 Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Kemampuan menulis seseorang dapat ditingkatkan jika sering berlatih, terampil, dan memiliki pengetahuan yang cukup pada topik yang akan ditulis. Kemampuan menulis cerita fantasi merupakan salah satu keterampilan menulis yang harus dikuasai oleh siswa. Teks fantasi bertujuan sebagai hiburan dan melatih imajinasi serta kreativitas. Kemampuan menulis dapat ditingkatkan melalui proses pembelajaran yang melibatkan struktur dan kaidah kebahasaan teks fantasi. Dalam pembelajaran menulis di SMPN 11 Jember terutama kelas VIIG ditemukan permasalahan ketika menulis cerita fantasi. Hal ini terlihat pada tahap pembelajaran sebelum tindakan nilai siswa masih di bawah KKM, sedangkan ketuntasan hasil belajar yang harus dicapai rata-rata minimal 78. Siswa mengalami kesulitan dalam memilih kata-kata yang sesuai untuk menggambarkan dunia fantasi dan kurang memahami struktur teks fantasi. Struktur teks fantasi yaitu (1) orientasi, (2) komplikasi, dan (3) resolusi. Siswa masih kebingungan apa saja yang terdapat pada orientasi, komplikasi dan resolusi. Kegiatan menulis belum terlaksana seperti sesuai rencana, sehingga memerlukan metode pembelajaran yang dapat menginspirasi siswa untuk meningkatkan keterampilan menulis mereka. Strategi Joyfull Learning merupakan salah satu cara untuk mengatasi kendala ini untuk membantu siswa mengembangkan imajinasi mereka melalui pembelajaran yang menyenangkan. Penelitian ini mendeskripsikan (1) proses penerapan pembelajaran menulis cerita fantasi dengan menggunakan strategi Joyfull Learning pada siswa kelas VIIG SMPN 11 Jember; (2) hasil pembelajaran menulis cerita fantasi dengan menggunakan strategi Joyfull Learning pada siswa kelas VIIG SMPN 11 Jember. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Data dalam penelitian ini berupa data nilai keterampilan menulis siswa sebelum dan sesudah menggunakan metode pembelajaran strategi Joyfull Learning pada siklus I dan siklus II. Data observasi dilakukan untuk mengevaluasi kesesuaian antara pelaksanaan tindakan dengan perencanaan yang telah disusun, serta untuk menilai sejauh mana pelaksanaan tindakan dalam memahami teks fantasi dapat mencapai perubahan yang diharapkanSumber data dalam penelitian ini adalah nilai siswa saat menulis cerita fantasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis cerita fantasi mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada tahap prasiklus terdapat 20 siswa (58,8%) yang mencapai ketuntasan hasil belajar, sedangkan siswa yang tidak mencapai ketuntasan hasil belajar sebanyak 13 siswa (38,2%). Pada siklus I, terjadi peningkatan siswa yang mencapai ketuntasan yaitu 25 siswa (73,5%). Pada siklus II, jumlah siswa yang mencapai ketuntasan hasil belajar sebanyak 31 siswa (91,1%) dan sisanya, sebanyak 3 siswa (8,8%) belum mencapai ketuntasan hasil belajar. Hal tersebut menunjukkan keberhasilan penerapan metode pembelajaran strategi Joyfull Learning dengan media permainan puzzle dalam pembelajaran menulis cerita fantasi.
Description
Reupload File Repository 18 Mei 2026_Yudi
Approved by Teddy
