Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Pepaya Pada Cat Anti Korosi Sebagai Upaya Menekan Pertumbuhan Biofouling Pada Lambung Kapal Baja
| dc.contributor.author | Awal Safriadi | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-09T02:29:22Z | |
| dc.date.issued | 2024-09-24 | |
| dc.description | Entry oleh Arif 2026 April 09 | |
| dc.description.abstract | Biofouling merupakan akumulasi pertumbuhan organisme laut yang melekat pada permukaan benda yang terendam dalam lingkungan perairan. Tributyltin (TBT) sebelumnya digunakan karena sangat efektif mencegah penempelan biofouling, namun terbukti sangat beracun dan sulit terurai sehingga pada tahun 2008 penggunaannya dilarang oleh IMO. Tembaga (Cu) seperti cuprous oxide (Cu2O) menjadi bahan yang ditambahkan dalam cat antifouling sebagai pengganti TBT. Tembaga adalah logam transisi yang penting bagi sebagian besar organisme laut, tetapi pada konsentrasi yang tinggi dapat menjadi beracun dan menyebabkan dampak jangka panjang. Oleh karena itu, dibutuhkan alternatif yang lebih ramah lingkungan, salah satu alternatif pengganti dengan menggunakan ekstrak daun pepaya. Dimana ekstrak daun pepaya memiliki beberapa kandungan senyawa seperti tanin, flavonoid, alkaloid, saponin bahkan enzin papain yang bersifat antimikroba dan antibakteri. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Rudianto, S.T., M.T. DPA : Ir. Sumarji S.T., M.T. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6726 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | Pengendapan biologis | |
| dc.subject | laju pertumbuhan harian (DGR) | |
| dc.subject | daun pepaya. | |
| dc.title | Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Pepaya Pada Cat Anti Korosi Sebagai Upaya Menekan Pertumbuhan Biofouling Pada Lambung Kapal Baja | |
| dc.type | Other |
