Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Perempuan Profesional di Indonesia

dc.contributor.authorNova Suciati
dc.date.accessioned2026-10-19T08:56:15Z
dc.date.issued2025-01-10
dc.descriptionReupload file repository 19 Oktober 2026_Ratna Finalisasi Maya_19 Oktober 2026
dc.description.abstractDengan diberlakukannya Sustainable Development Goals (SDGs), yang mencakup 17 aspek fokus pembangunan hingga tahun 2030, salah satu fokus utamanya adalah kesetaraan gender antara laki-laki dan wanita. Namun, implementasi kesetaraan gender menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap isu gender hingga kebijakan pemerintah yang kurang tepat dalam mendukung kesetaraan gender Dalam konteks ketenagakerjaan, ketimpangan gender menjadi isu krusial, di mana pekerja wanita sering berada dalam posisi yang kurang menguntungkan dan memiliki peluang kerja yang lebih kecil dibandingkan laki-laki. Ketimpangan ini terlihat pada aspek kompetensi, upah dan gaji, tingkat pendidikan, serta jam kerja, yang semakin memperburuk posisi wanita di dunia kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar pengaruh pendidikan, upah, PDRB terhadap penyerapan tenaga kerja perempuan profesional di Indonesia pada tahun 2018 sampai 2023 dengan menggunakan teknik analisis regresi panel data karena penelitian ini menggunakan gabungan data antara time series dan cross section.. Penelitian ini dilakukan pada 10 provinsi di Indonesia dengan proporsi tenaga profesional wanita terbesar pada tahun 2023, mencakup periode 2018-2023. Peningkatan pendidikan di Indonesia terlihat dari proyeksi rata-rata lama sekolah dan bertambahnya jumlah penduduk yang bekerja, mencerminkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dalam menciptakan sumber daya manusia berkualitas. Pendidikan, terutama bagi perempuan profesional, menjadi faktor penting yang memengaruhi peluang kerja, di mana semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin besar kesempatan kerja. Hal ini sejalan dengan teori Human Capital oleh Becker, yang menyatakan bahwa kualitas tenaga kerja dapat diukur melalui pendidikan yang meningkatkan keterampilan dan produktivitas (Rahmah, 2022). Penelitian Guszalina et al. (2022) juga menunjukkan bahwa pendidikan berpengaruh positif terhadap penyerapan tenaga kerja perempuan, karena membantu individu mengembangkan keahlian dan mempermudah akses informasi, sehingga mampu bersaing di pasar kerja.
dc.description.sponsorshipProf. Dr. Mohammad Saleh, S.E., M.Sc.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15653
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ekonomi dan Bisnis
dc.subjectTenaga Kerja Perempuan
dc.subjectProfesional
dc.subjectPendidikan
dc.subjectUpah Minimum
dc.subjectPDRB
dc.titleAnalisis Penyerapan Tenaga Kerja Perempuan Profesional di Indonesia
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
NOVA SUCIATI - 210810101024.pdf
Size:
571.58 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: