Home Industry Tempe Sumber Mas di Kecamatan Patrang Kabupaten Jember Tahun 205-2023
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Di Indonesia terdapat banyak Home Industry yang berkembang. Penelitian ini berfokus pada Home Industry tempe sumber mas yang memiliki nilai sejarah dan dinamika dalam perjalannya. Penelitian ini mengidentifikasi 2 masalah utama yang terdiri dari 2 sub bab yaitu latar belakang berdirinya Home Industry tempe sumber mas, dan dinamika Home Industry tempe sumber mas tahun 2015-2023.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Mengkaji latar belakang berdirinya Home Industry tempe sumber mas tahun 1991, (2) Mengkaji dinamika Home Industry tempe sumber mas tahun 2015-2023. Manfaat penelitian ini adalah : (1) Bagi peneliti, sebagai sarana untuk menambah pengalaman dan wawasan, (2) Bagi ilmu, penelitian ini sebagai penambah referensi mengenai Home Industry tempe sumber mas, (3) Bagi pembaca, penelitian ini dapat menambah wawasan dan gambaran umum tentang Home Industry tempe sumber mas, (4) Bagi almamater, sebagai penerapan Tri Darma Perguruan Tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah menurut kuntowijoyo : (1) Pemilihan Topik, (2) Pengumpulan Sumber, (3)Verifikasi (Kritik Sejarah, Keabsahan Sumber, (4) Interpretasi (Analisis dan Sintesis), (5) Penulisan.
Hasil penelitian masalah utama menunjukkan latar sejarah berdirinya, latar belakang yang menjadi awal mula berdirinya Home Industry tempe sumber mas.
Home Industry Tempe Sumber Mas merupakan usaha yang mengolah kedelai menjadi tempe siap dipasarkan. Usaha ini didirikan oleh Bapak H. Moh. Sholeh pada tahun 1991 dan dikelola hingga tahun 2015, sebelum diteruskan oleh putranya, Danang, mulai tahun 2015 hingga saat ini. Pada tahun 2024, usaha ini telah berjalan selama 32 tahun. Lokasinya berada di Jalan Ciliwung No. 70, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Perjalanan panjang usaha ini dimulai dari skala kecil yang hanya mampu memproduksi 2-3 kg tempe per hari. Namun, seiring waktu, produksi meningkat hingga mencapai 450 kg per hari. Pencapaian tersebut tidak terlepas dari berbagai faktor yang mendukung pendirian dan pengembangan usaha ini.
Masalah kedua menunjukkan tentang dinamika produksi dan distribusi dari Home Industry tempe sumber mas. Dinamika Industri Tempe Sumber Mas menunjukkan bahwa usaha ini telah mengalami perkembangan yang signifikan sejak pertama kali didirikan. Dimulai sebagai industri rumahan kecil pada tahun 1991, dengan produksi yang terbatas, Industri Tempe Sumber Mas kini mampu memproduksi hingga 450 kg tempe per hari. Perkembangan ini didorong oleh berbagai faktor, seperti peningkatan kapasitas produksi, keberlanjutan pengelolaan yang dilanjutkan oleh generasi kedua, serta adaptasi terhadap kebutuhan pasar dan perubahan zaman. Selain itu, keberhasilan industri ini juga tidak lepas dari konsistensi dalam menjaga kualitas produk, pengelolaan modal kerja yang efisien, dan dukungan keluarga dalam proses operasional. Dengan perjalanan lebih dari 30 tahun, Industri Tempe Sumber Mas telah menjadi contoh usaha yang mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan yang ada.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang menjadi latar belakang berdirinya Home Industry Tempe Sumber Mas, yaitu faktor ekonomi dan faktor lingkungan. Faktor ekonomi berawal dari inisiatif Bapak H. Moh. Sholeh untuk memperbaiki perekonomian keluarga melalui usaha kecil yang ia kembangkan bersama istrinya. Usaha ini kini telah berkembang pesat dan dilanjutkan pengelolaannya oleh anaknya, Danang. Sementara itu, faktor lingkungan menjadi dasar bagi Bapak H. Moh. Sholeh untuk membuka lapangan pekerjaan bagi saudara dan tetangga di sekitar industri tempe tersebut, dengan tujuan untuk mengurangi angka pengangguran yang semakin meningkat.
Description
Reupload file repositori 18 Feb 2026_Maya
