Motif Kehidupan Sosial Pada Hustle culture Generasi Z Dalam Produktivitas Dibalik Keresahan Karier (Studi Fenomenologi Mahasiswa Alumni MSIB Angkatan 6 PT Alfath Corp)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Hustle culture bagi mahasiswa alumni MSIB (Magang Studi Independen Bersertifikat) angkatan 6 PT Alfath Corp telah menjadi suatu strategi untuk menghadapi tuntutan dan tantangan dunia kerja saat ini. Hustle culture dimaknai sebagai bekal untuk mempersiapkan masa depan, menghadapi masa transisi setelah lulus kuliah di tengah maraknya fenomena Generasi Z yang suka rebahan, bersantai dan pasif karena menghabiskan waktu untuk menjelajahi dunia maya, fenomena hustle culture pada kalangan mahasiswa alumni MSIB ini kontras dengan fenomena tersebut. Fase transisi setelah lulus yang penuh akan ketidakpastian dipersiapkan melalui produktivitas padat dan penuh akan target untuk menyiapkan diri agar dapat lebih adaptif dan kompeten dalam masuk ke dalam dunia kerja nanti. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan dan menggambarkan terkait motif kehidupan sosial pada hustle culture Generasi Z dalam produktivitas di balik keresahan karier melalui metode penelitian fenomenologi dengan menggunakan teori fenomenologi Alfred Schutz. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposive yakni tiga informan yang merupakan mahasiswa alumni MSIB angkatan 6 yang memiliki latar belakang pengalaman yang beragam. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa because to motive meliputi adanya tanggung jawab akademik, harapan dan tekanan sosial, fase transisi dari mahasiswa ke dunia kerja dan orientasi akan kesuksesan yang lahir dari pengalaman sebelumnya. Kemudian in order to motive yakni mempersiapkan diri untuk menghadapi ketidakpastian masa depan, mencapai karier Impian dan mendapatkan citra diri yang baik melalui kegiatan produktif baik secara personal maupun professional. Sementara itu, intersubjeltivitas yang terbentuk dari informan-informan berakar pada nilai-nilai yang diamini bersama yakni disiplin, tanggung jawab dan kerja keras. Temuan penelitian ini menggambarkan bahwa hustle culture memiliki makna sebagai strategi untuk menghadapi keresahan karier di masa depan.
Description
Reupload file repository 15 April 2026_Ratna
