Pengaruh Mulsa Organik Terhadap Intensitas Serangan Hama dan Pop
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Cabai rawit termasuk tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi namun produktifitasnya sangat fluktuatif. Penurunan produktivitas dipengaruhi oleh peningkatan hama serta penurunan populasi musuh alami karena praktik pengendalian yang kurang tepat. Sehingga perlu adanya upaya dalam praktik teknik berbudidaya untuk menciptakan kondisi yang sesuai bagi keberadaan musuh alami. Penggunaan mulsa merupakan salah satu upaya dalam membentuk mikro habitat bagi berbagai macam arthropoda. Namun pada praktiknya penggunaan mulsa hanya sebatas pada bahan plastik. Oleh karena itu penelitian mengenai pengaruh mulsa terhadap intensitas serangan hama dan populasi musuh alami menjadi penting untuk dilakukan.
Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai Desember 2024, di lahan pengamatan Jl. Rasamala II, Krajan, Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mulsa organik memiliki pengaruh secara tidak langsung terhadap penurunan intensitas serangan hama yaitu sebesar (17,2% – 19,2%) dibandingkan pada perlakuan tanpa mulsa (28,6%). Mulsa organik juga menciptakan mikro habitat yang sesuai bagi musuh alami dalam penyediaan shelter dan sumber pakan berupa mangsa maupun inang alternatif. Tersedianya mikro habitat memiliki pengaruh langsung terhadap keanekaragaman musuh alami yang akan menciptakan keseimbangan ekosistem pada area pertanaman.
Description
Reupload file repository 6 Februari 2026_Ratna
