Teknik Editing Hidden Cut Dalam Mendukung Suspense Film The Carter
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Carter (2022) merupakan film rilisan yang melalui platfrom Netfllix,
platfrom streaming film berbasis langganan berpusat di Los Gatos, California,
Amerika Serikat. Film The Carter rilis pada tahun 2022 dan berasal dari Korea
Selatan. Film ini menceritakan tentang seorang agen rahasia yang Bernama Carter
yang terbangun dari tidurnya dalam kondisi amnesia dan terpaksa menjalanis misi
khusus yang mengancam keselamatannya sendiri. Dalam film ini, Carter
digambarkan sebagai agen rahasia yang sangat terampil dalam menjalankan
pekerjaannya. Cerita dimulai ketika Carter terbangun dalam keadaan amnesia di
sebuah kamar hotel, bahkan ia tidak bisa mengingat dirinya sendiri, sebelum
akhirnya Carter menerima telepon yang menyatakan bahwa namanya adalah Carter
dan ia mempercayai perkataan tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana teknik editing hidden
cut dalam membantu membangun suspense dalam film The Carter. Penelitian ini
menggunakan teori editing dari buku “Grammar of the Edit Second Edition” oleh
Thomson dan Bowen dan menggunakan teori dari Elizabeth Lutters sebagai teori
pendukung dari suspense. Film The Carter menarik diteliti karena memberikan
visual yang menggunakan long take dari awal hingga akhir film, ditambah film ini
memiliki genre action. Adegan action dalam film ini digunakan sebagai acuan
dalam mencari scene yang relevan dengan penelitian. Scene yang terpilih dan
mencakup hidden editing untuk membantu membangun suspense akan dianalisis
menggunakan teori editing oleh Thomson dan Bowen.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif kemudian dijelaskan
secara deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, studi pustaka,
dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data,
dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan
bahwa penggunaan teknik editing hidden cut dapat membantu membangun
suspense dengan panduan teori suspense dari Elizabeth Lutters. Peneliti
menemukan beberapa adegan yang diambil menggunakan teknik long take yang
digabungkan dengan editing hidden cut memberikan pengaruh kepada visual yang
ditampilkan sehingga suspense pada adegan action muncul sebagai salah satu media
penghubung emosi kepada penonton. Long take menampilkan seluruh adegan yang
dilakukan tokoh dan editing hidden cut membantu menjaga alur sehingga
perpindahan gambar tidak terlalu mencolok dimata penonton. Kesan yang
diciptakan dalam adegan action terasa lebih nyata dan tidak terpotong oleh
perpindahan gambar, hal ini menarik emosi penonton untuk dapat merasakan
ketegangan atau suspense yang dialami oleh tokoh.
Description
Reupload Repositori File 19 Februari 2026_Kholif Basr
