Implementasi Terapi Bermain Congklak dalam Meningkatkan Fungsi Kognitif pada Lansia dengan Gangguan Memori di UPT PSTW Jember
| dc.contributor.author | Firaiyah | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-09T07:34:13Z | |
| dc.date.issued | 2026-05-20 | |
| dc.description | Finalisasi 9 Juli 2026_Yudi | |
| dc.description.abstract | Gangguan memori merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada lansia akibat proses degeneratif otak yang berdampak pada penurunan fungsi kognitif sehingga mempengaruhi kemandirian dan kualitas hidup. Meskipun berbagai intervensi nonfarmakologis telah dikembangkan, implementasi terapi bermain congklak sebagai stimulasi kognitif dalam asuhan keperawatan gerontik masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan terapi bermain congklak dalam meningkatkan fungsi kognitif pada lansia dengan gangguan memori di UPT PSTW Jember. Metode penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan gerontik pada satu partisipan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi serta bersedia mengikuti penelitian melalui informed consent. Intervensi berupa terapi bermain congklak dilakukan selama 6 sesi dalam 2 minggu dengan durasi 30–45 menit setiap pertemuan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengukuran fungsi kognitif menggunakan instrumen Mini Mental State Examination (MMSE) dan Short Portable Mental Status Questionnaire (SPMSQ), kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi bermain congklak efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif lansia. Sebelum intervensi, partisipan memiliki skor MMSE 16 dan SPMSQ 7 yang menunjukkan gangguan kognitif sedang. Setelah intervensi, skor MMSE meningkat menjadi 24 dan SPMSQ menurun menjadi 3 yang menunjukkan gangguan kognitif ringan. Selain itu, terjadi peningkatan kemampuan mengingat, konsentrasi, orientasi waktu, serta respons klien dalam aktivitas sehari-hari. Terapi bermain congklak terbukti efektif meningkatkan fungsi kognitif lansia melalui stimulasi working memory, perhatian, dan fungsi eksekutif. Terapi ini direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman dan berbiaya rendah dalam perawatan gerontik. | |
| dc.description.sponsorship | Primasari Mahardhika Rahmawati, S.Kep., Ners, M.Kep. R Endro Sulistyono, S.Kep., Ners, M.Kep. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10866 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Gangguan Memori | |
| dc.subject | Fungsi Kognitif | |
| dc.subject | Lansia | |
| dc.subject | Terapi Bermain Congklak | |
| dc.subject | MMSE | |
| dc.subject | SPMSQ | |
| dc.title | Implementasi Terapi Bermain Congklak dalam Meningkatkan Fungsi Kognitif pada Lansia dengan Gangguan Memori di UPT PSTW Jember | |
| dc.type | Other |
