Analisis Kinerja Struktur Gedung Disperindag Bondowoso Akibat Ketidaksesuaian Mutu Beton Dengan Simulasi Ansys
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Keandalan struktur gedung sangat bergantung pada mutu beton yang dicapai saat
pelaksanaan konstruksi. Gedung Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan
Bondowoso terindikasi mengalami penurunan mutu beton yang signifikan akibat
kelalaian pada proses pengecoran di lapangan. Berdasarkan hasil uji non-destruktif
Schmidt Hammer Test, kuat tekan beton terendah hanya mencapai 6,12 MPa, atau
sekitar 26,8% dari spesifikasi mutu rencana yang ditetapkan sebesar 22,8 MPa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak ketidaksesuaian mutu beton
tersebut terhadap perilaku struktur menggunakan simulasi numerik Finite Element
Method (FEM) pada perangkat lunak ANSYS. Analisis dilakukan melalui dua
pendekatan, yaitu model global untuk mengamati perilaku keseluruhan bangunan
dan model localized untuk menginvestigasi area kritis pada pertemuan (joint) sloof
dan kolom. Hasil pemodelan localized menunjukkan bahwa penurunan mutu
memicu lonjakan Equivalent Plastic Strain hingga mencapai angka 0,016285,
dibandingkan dengan kondisi mutu normal yang hanya berada di angka 0,0010647.
Evaluasi melalui parameter Lode Angle yang mendekati +1 mengindikasikan
adanya dominasi tegangan tarik pada elemen sloof. Kondisi tegangan berlebih ini
secara numerik memicu luaran Smeared Crack pada beton di sekitar area joint, yang
sangat rentan menyebar dan memicu kegagalan getas pada struktur. Kesimpulan
dari penelitian ini menegaskan bahwa gedung berada dalam risiko kegagalan tinggi
dan memerlukan tindakan perkuatan sesegera mungkin, seperti metode concrete
jacketing atau penerapan Fiber Reinforced Polymer (FRP) pada elemen-elemen
kritis.
Description
Finalisasi oleh agus 4 Agustus 2026
