Desain Molekul Calon Inhibitor Main Protease SARS COV-2 Sebagai Obat Untuk Penyakit Covid-19 Menggunakan Software DrugEx
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
Abstract
SARS COV-2 merupakan suatu virus penyebab penyakit Covid-19 yang
pernah menjadi penyebab utama pandemi sekitar tahun 2020. Proses penyebaran
virus ini tergolong cepat melalui perantara droplet air liur penderita. Virus yang
masuk ke dalam tubuh calon penderita akan langsung memulai siklus
perkembangbiakannya. Salah satu faktor yang menjadi penentu keberhasilan atau
kelancaran proses perkembangbiakan adalah keberadaan dan fungsionalitas Main
protease.
Main protease merupakan suatu enzim yang termasuk ke dalam salah satu
NSP (non-structural protein) yang terkandung dalam poliprotein virus. Main
protease memiliki peranan untuk memisahkan antara NSP satu dengan NSP yang
lainnya. Proses pemisahan tersebut selain dapat menguraikan poliprotein menjadi
NSP – NSP yang lebih kecil juga membuat NSP – NSP tersebut dapat
menjalankan tugasnya. Hal tersebut dikarenakan NSP – NSP harus terpisah
terlebih dahulu satu sama lain sebelum dapat menjalankan perannya dalam
perkembangbiakan virus. Fungsi Main protease inilah yang menjadi penentu
kelancaran proses perkembangbiakan virus SARS COV-2.
Penelitian ini merupakan penelitian yang melakukan pembangkitan molekul yang
memiliki potensi untuk menjadi inhibitor Main protease SARS COV-2
menggunakan bantuan dari model graph-transformer DrugEx. Penelitian ini
terbagi menjadi preparasi data, melatih model (fine tuning dan reinforcement
learning), dan proses pembangkitan molekul. Proses pembangkitan molekul dapat
terbagi menjadi tiga tahap yaitu pembangkitan 10.000, 100.000, dan 1.000.000
molekul. Molekul-molekul yang didapatkan kemudian dilakukan proses analisis
DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER
DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER
ix
hasil yang terdiri atas proses skrining berdasarkan nilai pIC50, analisis aturan
Lipinski, ADMET, dan SAScore, filtering berdasarkan toksisitas dan similarity.
Molekul-molekul hasil dari proses filtering kemudian dipilih tiga besar
berdasarkan nilai pIC50 nya sebagai molekul rekomendasi. Proses kemudian
dilanjutkan dengan pembahasan struktur dari tiga molekul tersebut.
Struktur dari tiga molekul-molekul rekomendasi kemudian dianalisis.
Kesamaan molekul-molekul hasil pembangkitan juga dilakukan analisis kesamaan
dengan obat yang telah diakui yaitu Remdesivir dan salah satu calon inhibitor
Main protease yaitu nirmatrelvir. Kesamaan yang didapatkan adalah pada
beberapa molekul terdapat kesamaan yaitu adanya memiliki gugus amina dan
amida dalam struktur dan memiliki bagian yang mirip seperti basa nitrogen.
Kesamaan yang teramati jika dibandingkan dengan nirmatrelvir adalah adanya
gugus amida pada struktur. Hasil akhir dari penelitian kali ini didapatkan tiga
molekul hasil pembangkitan yang dianggap layak menjadi calon inhibitor Main
protease SARS COV-2 berdasarkan prediksi nilai pIC50.
Description
Finalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026
