Integrasi Pasar dan Peramalan Harga Komoditas Kelapa Sawit Indonesia

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan perkebunan yang memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan petani dan rakyat, penciptaan nilai tambah, penghasil devisa negara, dan penyediaan lapangan kerja. Produk turunan kelapa sawit salah satunya yaitu minyak goreng yang termasuk komoditas pangan pokok yang berpotensi mengalami fluktuasi dan kenaikan harga. Beberapa tahun terakhir, harga minyak goreng sawit terutama curah mengalami fluktuasi dan peningkatan yang kemudian berdampak terhadap harga crude palm oil (CPO) domestik. Fluktuasi harga crude palm oil (CPO) domestik juga akan berdampak terhadap harga tandan buah segar di tingkat petani. Namun, dalam beberapa periode seringkali terjadi perbedaan pergerakan harga antara minyak goreng curah, crude palm oil, dan tandan buah segar yang mengindikasikan bahwa pasar belum terintegrasi sepenuhnya. Selain dipengaruhi oleh minyak goreng curah, harga crude palm oil domestik juga dipengaruhi oleh crude palm oil internasional. Adanya black campaign oleh Parlemen Uni Eropa menyebabkan harga CPO internasional berfluktuasi sehingga harga CPO domestik juga ikut berfluktuasi. Namun, fluktuasi harga CPO domestik seringkali tidak mengikuti arah pergerakan yang sama dengan CPO internasional dan mengindikasikan bahwa kedua pasar belum terintegrasi dengan baik. Pergerakan harga CPO yang berfluktuatif menjadi kekhawatiran bagi para pelaku di industri kelapa sawit. Oleh karena itu, diperlukan peramalan harga CPO untuk meminimalisir risiko yang mungkin terjadi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk 1) Menganalisis integrasi pasar komoditas kelapa sawit Indonesia antara pasar minyak goreng curah dengan pasar crude palm oil (CPO) domestik dan pasar crude palm oil (CPO) domestik dengan pasar tandan buah segar. 2) Menganalisis integrasi pasar komoditas kelapa sawit antara pasar crude palm oil (CPO) internasional dengan crude palm oil (CPO) domestik. 3) Meramalkan harga minyak kelapa sawit di Indonesia pada tahun 2026-2028. Metode yang digunakan untuk menganalisis data deret waktu (time series) harga komoditas kelapa sawit periode 2014-2024 adalah analisis Regresi Linear Berganda Model Ravallion yang dilanjutkan dengan analisis Index of Market Connection (IMC) untuk mengukur kekuatan integrasi pasar, serta model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) untuk melihat peramalan harga minyak kelapa sawit. Hasil yang diperoleh yakni 1) Integrasi komoditas kelapa sawit di Indonesia ditemukan pada seluruh tingkatan yang dianalisis dengan tingkat kekuatan yang berbeda. Kekuatan integrasi pasar antara pasar minyak goreng curah dengan crude palm oil (CPO) domestik sebesar 17,22, sedangkan antara crude palm oil (CPO) domestik dengan tandan buah segar sebesar 0,62. 2) Terjadi integrasi pasar komoditas kelapa sawit antara pasar crude palm oil (CPO) internasional dengan crude palm oil (CPO) domestik dengan tingkat kekuatan yang lemah yakni sebesar 10,29. 3) Peramalan harga crude palm oil (CPO) Indonesia tahun 2026 sampai dengan tahun 2028 menunjukkan terjadi fluktuasi harga dengan tren peningkatan. Fluktuasi harga terjadi pada awal tahun peramalan yaitu 2025 sedangkan tahun 2026 sampai 2028 harga crude palm oil (CPO) Indonesia terus mengalami peningkatan.

Description

FINALISASI oleh Arif 2026 Agustus 28

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By