Pengaruh Perilaku Kepemimpinan Terhadap Ekspektasi Kerja Melalui Komitmen Organisasi pada Perawat di Rumah Sakit Paru Jember

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Kepemimpinan dianggap sebagai proses dinamis yang melibatkan interaksi antara pemimpin dan pengikut dalam mencapai tujuan bersama, Northouse, P. G. (2018). Menurut Yukl, G. (2019). Perilaku kepemimpinan juga sangat berperan membentuk budaya kerja sehat dan produktif. Kepemimpin yang menunjukkan integritas, etika kerja yang tinggi, dan keadilan akan membantu menciptakan lingkungan kerja yang didasarkan pada kepercayaaan dan saling menghargai (Wulandari, 2021). Harapan atau ekspektasi yang dimiliki oleh seorang individu terhadap pekerjaan yang akan atau sedang mereka jalani, dapat berupa gaji, jenjang karir, lingkungan kerja, keseimbangan kehidupan kerja dan tanggung jawab pekerjaan, budaya perusahaan, dan lain sebagainya (Daniel, 2018). Jika harapan terpenuhi maka akan berdampak pada kepuasan kerja yang tinggi, ketika harapan seperti gaji, jenjang karir dan lingkungan kerja terpenuhi maka individu merasa lebih puas dengan pekerjaanya (Huang, J., & Wang, 2020), Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perilaku kepemimpinan terhadap ekspektasi kerja perawat, melalui komitmen organisasi di Rumah Sakit Paru Jember. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Analitik Korelasim desain yang digunakan adalah pendekatan Cross-Sectional menggunakan kuesioner. Metode analitik korelasi adalah teknik statistik yang digunakan untuk mengevaluasi dan mengukur hubungan antara dua atau lebih variabel (Sharma, R., & Sharma, 2020). Dengan menggunakan analisis korelasi, peneliti dapat menentukan apakah perubahan pada satu variabel berkaitan dengan perubahan pada variabel lain, serta seberapa kuat dan arah hubungan tersebut (positif atau negatif). Pendekatan cross-sectional adalah desain penelitian di mana data dikumpulkan dari populasi atau sampel pada satu titik waktu tertentu (Sharma, R., & Sharma, 2020). Berdasarkan hasil analisis karakteristik responden di Rumah Sakit Paru Jember perawat laki – laki dan perempuan di hampir sama jumlahnya, dengan umur, paling banyak adalah perawat dengan umur 31-40 tahun, sebanyak 84 perawat (64,1%), dan pendidikan sebagian besar adalah pendidikan S1 Ners, sebanyak 75 perawat (57,3%). Perawat di RS Paru jember sebagian besar berada di instalasi rawat inap, sebanyak 53 perawat (40,5%), berdasarkan jabatan paling banyak adalah perawat pelaksana, sebanyak 111 perawat (84,7%), dengan lama bekerja, paling banyak sudah bekerja selama 1-5 tahun adalah 46 perawat (35,1%), dengan status kepegawaian, paling banyak adalah PNS sebesar 52 perawat (39,7%). Perilaku kepemimpinan menunjukkan sebagian besar perawat menyatakan dengan hasil baik sebesar 93,1 %, ekspektasi kerja menunjukkan paling banyak perawat menyatakan baik sebesar 60,3 %., namun ada yang menyatakan hasil buruk,yaitu (0,8%). Pada variabel komitmen organisasi menunjukkan sebagian besar perawat menyatakan tinggi sebesar 90,1 %. Selamjutnya terdapat pengaruh perilaku kepemimpinan terhadap ekspektasi kerja (p < 0,000), Terdapat pengaruh perilaku kepemimpinan terhadap komitmen organisasi (P < 0,000), Terdapat pengaruh komitmen organisasi terhadap ekspektasi kerja (P < 0,000). Dan Perilaku kepemimpinan berpengaruh terhadap ekspektasi kerja melalui komitmen organisasi (p < 0,000). Selisih antara -2Log likelihood awal (84.731) dengan -2Log likelihood akhir (84.731) menunjukkan tidak mengalami penurunan dan tidak mengalmi kenaikan atau tetap sebesar 0. Dapat disimpulkan bahwa nilai -2Log likelihood awal (block number = 0) nilainya (8.731) sama dibandingkan nilai -2Log likelihood akhir (block number = 1)nilainya (8.731). Hal ini mengindikasikan bahwa antara model yang dihipotesiskan telah sesuai (fit) dengan data, sehingga dengan hasil tetap variabel independen ke dalam model menunjukkan bahwa model regresi semakin baik atau dengan kata lain H0 diterima. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa hasil uji Hosmer and Lemeshow Goodness of Fit Test diperoleh nilai chi-square sebesar 0.074 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.785. Hasil uji menunjukkan bahwa nilai probabilitas (Pvalue) ≥ 0,05 (nilai signifikan) yaitu 0.785 ≥ 0.05, maka H0 dterima. Hal ini mengindikasikan bahwa tidak ada pengaruh signifikan antara perilaku kepemimpinan dengan komitmen organisasi. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi yang dilihat dari nilai Nagelkerke R Square sebesar 0.004. Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan variabel independen yaitu Perilaku kepemmpinan dalam menjelaskan variabel dependen yaitu ekspektasi kerja hanya sebesar 0.4%. Sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel-variabel lain diluar dari model penelitian ini yaitu sebesar 99.6%. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kemampuan mempengaruhi variabel perilaku kepemimpinan adalah sebesar 90.1%. Nilai konstanta (α) sebesar 2.101, artinya bahwa jika variabel independen nilainya tetap (konstan), maka pengaruhnya sebesar 2.101. Variabel perilaku kepemimpinan memiliki nilai koefisien positif sebesar 129, artinya jika setiap pengaruh perilaku kepemimpinana dengan asumsi nilai variabel lain tetap (konstan), maka akan mempengaruhi sebesar 129. Variabel ekspektasi kerja (1) memiliki nilai koefisien negatif sebesar -0.38, artinya jika jika setiap pengaruh ekspektasi kerja dengan asumsi nilai variabel lain tetap (konstan), maka akan sebesar -0.38. Variabel ekspektasi kerja (2) memiliki nilai koefisien positif sebesar 18.973, artinya jika jika setiap pengaruh dengan asumsi nilai variabel lain tetap (konstan), maka akan mempengaruhi signifikan sebesar 18.973 Kesimpulan dalam penelitian ini adalah paling banyak perawat dengan umur 31-40 tahun, sebanyak 84 perawat (64,1%), pendidikan sebagian besar adalah pendidikan S1 Ners, sebanyak 75 perawat (57,3%). Perawat di RS Paru jember sebagian besar berada di instalasi rawat inap, sebanyak 53 perawat (40,5%), berdasarkan jabatan paling banyak adalah perawat pelaksana, sebanyak 111 perawat (84,7%), dengan lama bekerja, paling banyak sudah bekerja selama 1-5 tahun adalah 46 perawat (35,1%), dengan status kepegawaian, paling banyak adalah PNS sebesar 52 perawat (39,7%). Perilaku kepemimpinan baik sebesar 60,3 %. ekspektasi kerja baik sebesar 60,3 %., namun ada yang menyatakan hasil buruk,yaitu (0,8%). komitmen organisasi tinggi sebesar 90,1 %. Terdapat pengaruh perilaku kepemimpinan terhadap ekspektasi kerja, komitmen organisasi, komitmen organisasi terhado ekspektasi kerja serta perilaku kepeipinan terhadap ekspektasi kerjamelalui komitmen organisasi. Dan diharapkan kepemimpinan selalu memperhatikan dan memberikan keseimbangan antara tanggungjawab dan riwordnya.

Description

Reupload File Repositori 3 Februari 2026_Rudy K/Lia

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By