Studi Komparatif Perkembangan Kredit Perbankan Di Indonesia dan Filipina: Pendekatan Error Correction Model
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Perkembangan kredit memiliki keterkaitan dengan stabilitas perekonomian negara
khususnya dalam sistem keuangan. Kinerja variabel makroekonomi yang terdiri dari
suku bunga, nilai tukar, inflasi dan GDP turut mempengaruhi stabilitas perekonomian.
Stabilitas perekonomian dapat dijadikan tolok ukur oleh perbankan untuk
meningkatkan permintaan kredit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
fundamental makroekonomi dalam jangka pendek dan jangka panjang terhadap
perkembangan kredit perbankan di Indonesia dan Filipina. Variabel fundamental
ekonomi yang digunakan dalam penelitian adalah suku bunga, nilai tukarr, inflasi dan
GDP. Penelitian ini berfokus dengan menggunakan metode Error Correction Model
(ECM) serta didukung dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Estimasi
dalam penelitian ini memberikan hasil yang berbeda-beda di setiap negara terkait
dengan pengaruh fundamental mekroekonomi terhadap perkembangan kredit. Sesuai
hasil estimasi ECM jangka panjang, menunjukkan bahwa semua variabel diantaranya
suku bunga, nilai tukar, inflasi dan GDP memiliki hubungan yang signifikan terhadap
perkembangan kredit perbankan di Indonesia dan Filipina. Hasil estimasi jangka
pendek menunjukkan bahwa di Indonesia variabel suku bunga dan GDP berpengaruh
signifikan terhadap perkembangan kredit. Pada negara Filipina, inflasi dan GDP
berpengaruh signifikan terhadap perkembangan kredit perbankan.
Description
reupload file repositori 9 april 2026_kurnadi/fani
