Strategi Pendidik dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia 3-4 Tahun di Kelompok Bermain Kartini Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidik di Kelompok Bermain Kartini menggunakan strategi pembiasaan dan keteladanan untuk membentuk tiga aspek kemandirian anak, yaitu fisik, sosial, dan emosional. Pendidik membentuk kemandirian fisik anak melalui pembiasaan dalam kegiatan seperti membereskan mainan, mencuci tangan, serta makan dan minum secara mandiri. Dalam aspek kemandirian sosial, anak-anak dibiasakan berbagi dan bersabar ketika antre. Sementara dalam kemandirian emosional, pendidik membiasakan anak tidak menangis saat ditinggal orang tua serta mengucapkan “terima kasih” setelah menerima bantuan. Selain strategi pembiasaan, pendidik juga membentuk kemandirian anak melalui keteladanan. Dalam aspek kemandirian fisik, pendidik mencontohkan cara merapikan mainan, makan dan minum secara mandiri, serta mencuci tangan di hadapan anak. Dalam kemandirian sosial, pendidik mencontohkan cara berbagi dan bersabar ketika antre. Di sisi lain, dalam kemandirian emosional, pendidik mengucapkan “terima kasih” di hadapan anak dengan tujuan agar anak dapat meniru perilaku tersebut. Meskipun demikian, penerapan pembiasaan dan keteladanan ini menghadapi beberapa tantangan, seperti suasana hati anak yang berubah-ubah, yang dapat mempengaruhi konsistensi anak dalam meniru atau mengikuti contoh. Selain itu, banyak aktivitas pembiasaan dan keteladanan yang belum tercantum dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), sehingga tujuan dan penerapan strategi ini dalam membentuk kemandirian anak di Kelompok Bermain Kartini kurang terdokumentasikan secara menyeluruh.

Description

Reupload file repositori 04 Februari 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By