Peran Kolaboratif Promotor Kesehatan dan Penanggung Jawab Kesehatan Jiwa di Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Ajung Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Latar belakang profesi yang berbeda pada Promotor Kesehatan dan Penanggung Jawab (PJ) Kesehatan Jiwa terdapat praktik kolaboratif bertujuan memperkuat sistem kesehatan, dan memfasilitasi pelayanan kesehatan secara komprehensif dengan memaksimalkan sumberdaya terbatas. Peran ini sejalan dengan transformasi sistem kesehatan di Indonesia melalui pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif, termasuk dalam pelayanan kesehatan jiwa. Pelayanan tersebut mencakup seluruh siklus kehidupan, khususnya pada klaster ibu dan anak, dan usia dewasa dan lansia. Pelaksanaanya, melibatkan kolaborasi Promotor Kesehatan dengan PJ Kesehatan Jiwa sebagai mitra program melalui penguatan upaya promotif dan preventif. Kabupaten jember tahun 2023 (urutan ke-9) terdata 4.731 ODGJ dan hanya 3.032 ODGJ (64,1%) yang mengakses pelayanan kesehatan. Puskesmas Ajung terdata 151 ODGJ, namun memiliki akses pelayanan kesehatan terendah yaitu hanya 26 ODGJ (17,2%) mencakup 24 skizofrenia dan 2 psikotik akut pada usia 15-59 tahun. Puskesmas Ajung memiliki wilayah kerja terluas yaitu 57 km2 dengan 1 Promotor Kesehatan dan 1 PJ Kesehatan Jiwa. Gangguan jiwa berbeda dengan penyakit fisik karena melibatkan pola psikologis secara klinis, stigma, diskriminasi dan pelanggaran hak asasi manusia. Sementara itu, ODGJ beresiko bunuh diri, menyakiti diri, penelantaran, pemasungan dan kekerasan. ODGJ memerlukan fasilitas peningkatan kesehatan jiwa mencakup penemuan, pemeriksaan, pemulihan dan kesembuhan. Pelayanan kesehatan harus memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat. Kesenjangan antara harapan dengan pelayanan kesehatan jiwa puskesmas oleh masyarakat mencakup preferensi pelayanan, kurangnya petugas, edukasi dan layanan konseling pengasuh, serta belum adanya pelatihan pasien sebagai rehabilitatif mandiri.

Description

Entry oleh Arif 2026 April 07

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By