Partisipasi Anggota Lumbung Pangan Terhadap Keberlanjutan Lumbung Pangan Desa di Desa Grenden Kecamatan Puger Kabupaten Jembe
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Pangan merupakan kebutuhan dasar dan hak asasi manusia yang krusial
untuk kehidupan, kualitas sumber daya manusia, serta stabilitas negara. UndangUndang No. 18 Tahun 2012 mendefinisikan ketahanan pangan sebagai ketersediaan
pangan yang cukup, bermutu, aman, merata, dan terjangkau. Untuk mencapai
ketahanan pangan nasional, lumbung pangan desa menjadi program penting yang
difasilitasi pemerintah. Lembaga tradisional ini berfungsi ganda menyediakan
pangan saat paceklik dan mendukung ekonomi anggota. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis tingkat partisipasi anggota lumbung pangan dalam
keberlanjutan lumbung pangan desa dan faktor-faktor yang mempengaruhinya di
Desa Grenden, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Metode penelitian kuantitatif
digunakan dengan total sampling terhadap 31 anggota lumbung pangan.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi,
kemudian dianalisis menggunakan metode skala likert dan uji regresi linier
berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi
anggota secara keseluruhan berada pada kategori sedang (58% dari 18 responden).
Faktor pendapatan secara signifikan mempengaruhi tingkat partisipasi anggota,
karena sistem pinjam di lumbung pangan Desa Grenden mewajibkan pembayaran
bunga dan pokok pinjaman. Sementara itu, umur, pendidikan, pengalaman
usahatani, jumlah tanggungan keluarga, dan luas lahan tidak berpengaruh signifikan
terhadap partisipasi.
Description
Reuploud file repositori 13 Apr 2026_Firli_tata
