Pengaruh Variasi Media Pendingin pada Dehumidifikasi Intake Air Terhadap Kadar Syngas dengan Gasifikasi Kulit Kopi

dc.contributor.authorAlif Yahya Muniruddin
dc.date.accessioned2026-08-27T06:36:34Z
dc.date.issued2026-07-28
dc.descriptionFinalisasi 27 Agustus 2026_Yudi
dc.description.abstractBiomassa kulit kopi merupakan salah satu limbah pertanian yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan melalui proses gasifikasi. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi proses gasifikasi adalah kondisi udara masuk sebagai gasifying agent, khususnya kandungan uap air di dalam udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi media pendingin pada proses dehumidifikasi intake air terhadap kelembapan udara, temperatur proses gasifikasi, dan kadar syngas yang dihasilkan dari gasifikasi biomassa kulit kopi. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan reaktor moving fluidized bed gasifier. Variasi media pendingin yang digunakan adalah es batu dan es larutan garam, dengan variasi laju udara sebesar 60, 70, dan 80 L/min. Sistem dehumidifikasi bekerja dengan mendinginkan udara sehingga sebagian kandungan uap air mengalami kondensasi sebelum udara dialirkan menuju reaktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pendingin es larutan garam menghasilkan proses pendinginan dan dehumidifikasi yang lebih tinggi dibandingkan es batu. Pada variasi es batu, kelembapan absolut udara keluar berada pada rentang 12,98– 13,72 g/m³, sedangkan pada es larutan garam berada pada rentang 4,09–4,34 g/m³. Peningkatan laju udara juga meningkatkan temperatur maksimum pada zona post burn. Pada media es batu, temperatur maksimum meningkat dari 540,48 ℃ pada 60 L/min menjadi 620,16 ℃ pada 80 L/min. Perubahan kondisi udara masuk dan laju udara turut memengaruhi komposisi syngas. Penggunaan es larutan garam menghasilkan kadar CH₄ yang lebih tinggi dibandingkan es batu pada setiap variasi laju udara, dengan nilai tertinggi sebesar 22,56 pada laju udara 80 L/min. Sementara itu, kadar H₂ dan CO menunjukkan kecenderungan menurun seiring peningkatan laju udara. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai pengaruh pengendalian kelembapan udara masuk melalui variasi media pendingin terhadap kondisi termal proses gasifikasi dan karakteristik syngas yang dihasilkan dari gasifikasi biomassa kulit kopi.
dc.description.sponsorshipDr. Ir.Andi Sanata S.T., M.T.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/14495
dc.language.isoOther
dc.publisherFakultas Teknik
dc.subjectKata kunci: dehumidifikasi
dc.subjectgasifikasi
dc.subjectkulit kopi
dc.subjectmedia pendingin
dc.subjectsyngas.
dc.titlePengaruh Variasi Media Pendingin pada Dehumidifikasi Intake Air Terhadap Kadar Syngas dengan Gasifikasi Kulit Kopi
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910101051 - ALIF YAHYA MUNIRUDDIN - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
516.9 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910101051 - ALIF YAHYA MUNIRUDDIN - BAB 1.pdf
Size:
389.43 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910101051 - ALIF YAHYA MUNIRUDDIN - BAB 2.pdf
Size:
981.87 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910101051 - ALIF YAHYA MUNIRUDDIN - BAB 3.pdf
Size:
583.1 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
221910101051 - ALIF YAHYA MUNIRUDDIN - BAB 4.pdf
Size:
517 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: