Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lumajang Tahun 2012-2022
| dc.contributor.author | Faradiba Rusdiana | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-28T02:56:50Z | |
| dc.date.issued | 2024-09-12 | |
| dc.description | Reupload Repositori File 28 Januari 2026_Kholif Basri | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah bidang pendidikan dan pengeluaran pemerintah bidang kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Lumajang selama periode 2012- 2022. Paradigma yang berkembang saat ini yakni pembangunan manusia yang mana menempatkan manusia sebagai fokus dan sasaran akhir seluruh kegiatan pembangunan. Indek Pembangunan Manusia (IPM) menjadi indikator dalam mengukur keberhasilan upaya membangun kualitas hidup manusia dan juga bisa menjadi penentu peringkat atau level pembangunan di suatu wilayah. Pembangunan Manusia di Kabupaten Lumajang jika dilihat dari capaian IPM dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Namun, peningkatannya tergolong lambat dan jika dinilai perbandingannya Kabupaten Lumajang juga masih tertinggal dengan kabupaten lain di Jawa Timur dan memiliki gap yang cukup jauh dengan IPM Jawa Timur. Melalui Undang-Undang No. 32. Tahun 2004 tentang pemerintah daerah maka diharapkan bagi pemerintah daerah agar dapat melakukan kewajibannya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerahnya baik dari aspek pendidikan, kesehatan dan pendapatan. Salah satu faktor yang yang dapat mempengaruhi IPM adalah pengeluaran pemerintah pada sektor-sektor yang berhubungan dengan kesehjateraan masyarakat terutama sektor pendidikan dan kesehatan. Pengeluaran pemerintah pada kedua sektor tersebut dapat dianggap sebagai investasi jangka panjang yang menghasilkan manfaat bagi perkembangan sumber daya manusia. Oleh karena itu, tertarik untuk melakukan penelitian mengenai pengaruh pengeluaran pemerintah bidang pendidikan dan pengeluaran pemerintah bidang kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Lumajang periode 2012-2022 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara silmultan dan parsial pengeluaran pemerintah bidang pendidikan dan kesehatan berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Lumajang tahun 2012-2022 dan nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa naik turunnya Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Lumajang dapat dijelaskan oleh faktor pengeluaran bidang pendidikan, pengeluaran bidang kesehatan dan pengeluaran per kapita sebesar 80,4% dan sebanyak 19,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Hermanto Rohman, S. Sos., M. PA Dosen Pembimbing Anggota: Dr. Dina Suryawanti, S.Sos., M. AP, CIQaR | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/533 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik | |
| dc.subject | Indek Pembangunan Manusia (IPM) | |
| dc.subject | Per Capita Expenditure | |
| dc.title | Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lumajang Tahun 2012-2022 | |
| dc.type | Other |
