Karakteristik Fisiko-Kimia dan Fungsional Ekstrak Protein Kedelai (Glycine max) Varietas Anjasmoro Hasil Variasi Perlakuan Pra Proses
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Konsumsi protein hewani di Indonesia secara nasional sudah memenuhi
standar minimum yang telah ditetapkan, namun kecukupan protein hewani pada
masyarakat yang berpendapatan rendah masih sangat kurang. Mengkonsumsi
bahan pangan protein nabati merupakan alternatif solusi untuk memenuhi angka
kecukupan protein pada masyarakat. Salah satu bahan pangan nabati yang
memiliki kandungan protein tinggi yaitu kedelai varietas anjasmoro. Berdasarkan
kandungan proteinnya kedelai lokal anjasmoro berpotensi untuk dimanfaatkan
dalam pembuatan ekstrak perotein. Proses ekstraksi protein kedelai dapat
dilakukan dengan variasi perlakuan bahan yang berbeda yaitu dari tepung kedelai
bebas lemak maupun biji kedelai utuh. Variasi jenis bahan baku diduga mampu
menghasilkan ekstrak protein dengan karakteristik yang berbeda. Tujuan
penelitian ini adalah mengetahui karakteristik fisiko-kimia dan fungsional ekstrak
protein kedelai lokal varietas anjasmoro hasil variasi perlakuan pra proses.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) faktor tunggal yaitu variasi variasi perlakuan pra proses bahan yang
meliputi perendaman kedelai (A1), penghilangan lemak (A2), penepungan kedelai
rendah lemak (A3). Parameter pengamatan yang dilakukan dalam penelitian ini
meliputi sifat fisiko-kimia dan fungsional antara lain, rendemen, warna, sudut
curah, densitas kamba, pengukuran pH, kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar
protein, kadar karbohidrat, water holding capacity (WHC), oil holding capacity
(OHC), kelarutan protein, daya emulsi dan stabilitas emulsi. Data hasil penelitian
dianalisis secara deskriptif dari rata-rata ulangan setiap parameter pengamatan.
Hasil yang diperoleh kemudian ditampilkan dalam bentuk tabulasi dan histogram kemudian diinterprestasikan sesuai dengan parameter yang diamati untuk melihat
kecenderungan atau trend setiap parameter.
Hasil peneltian menunjukkan bahwa ekstrak protein kedelai varietas
anjasmoro dengan perlakuan pra proses penghilangan lemak (A2) memiliki nilai
rata-rata tertingi pada parameter warna sebesar 83,92; densitas kamba sebesar
0,51 g/ml, dan sudut curah sebesar 33,92°. Ekstrak protein kedelai varietas
anjasmoro yang diberi perlakuan penepungan kedelai rendah lemak (A3) memiliki
nilai rata-rata kadar protein yang tertinggi yaitu 55,75%. Sifat fungsional ekstrak
protein pada perlakuan perendaman kedelai (A1) memiliki nilai rata-rata tertinggi
pada parameter kelarutan protein sebesar 5,80% , WHC sebesar 135,20%, OHC
sebesar 142,52%, daya emusli sebesar 28,42 m2/g, dan stabilitas emulsi yang
cukup stabil.
Description
:: Finalisasi file repositori 25 September 2026_Kurnadi
