Status C-Organik Tanah serta Hubungannya dengan P-Tersedia pada Budidaya Kopi Arabika di Kebun Rakyat Desa Sempol Kecamatan Ijen
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Perkebunan kopi rakyat yang terletak di kecamatan Ijen merupakan
perkebunan kopi arabika. Ijen merupakan salah satu sentra kopi yang berada di
Jawa Timur yang terkenal. Ketinggian tempat di daerah tersebut berkisar antara
800-1200 mdpl yang sesuai dengan syarat tumbuh kopi arabika. Perkebunan kopi
rakyat di kecamatan Ijen berada di bawah kaki gunung Ijen. Kemiringan lereng
perkebunan dapat mencapai 30%. Kemiringan tanah menyebabkan aliran
permukaan semakin tinggi terutama pada musim hujan. Kemiringan tanah
berbanding lurus dengan laju erosi pada tanah tersebut.
Produksi kopi arabika pada kebun rakyat masih tergolong rendah yaitu ratarata 702 kg/Ha. Produksi rendah pada perkebunan kopi arabika ini disebabkan
beberapa faktor seperti proses pemupukan, perawatan dan penggunaan bahan
tanam. Produksi pada kopi rakyat masih tergolong rendah. Hal ini karena pada
kopi rakyat petani masih kekurangan modal untuk melakukan perawatan yang
baik. Kandungan unsur hara dalam tanah memiliki peranan penting dalam
penentuan kesuburan tanah serta produksi tanaman kopi.
Keberadaan fosfat tersedia yang rendah ini diduga menjadi kendala pada
budi daya kopi arabika di Daerah Ijen. Tanah andisol seperti di daerah Ijen
merupakan tanah dengan muatan berubah. Tanah muatan berubah memiliki ciri
pH0 yang tinggi, KTK rendah dan jerapan fosfat yang tinggi. Tanah andisol terdiri
dari bahan amorf yang mengandung imogolit, ferihidrit dan alofan. Mineralmineral tersebut terutama alofan dapat meretensi fosfat dalam jumlah besar.
Penelitian ini dilakukan berdasarkan survey dengan membuat Satuan Petak
Lahan (SPL) yang terdiri dari lima SPL. Peta SPL di buat dengan menggabungkan
peta jenis tanah, peta penggunaan lahan dan peta tingkat lereng. Masing-masing
SPL terdiri dari tiga titik pengambilan sampel dengan metode Simple Random Sampling. Selanjutnya sampel tanah di analisis di laboratorium Kesuburan Tanah
program Studi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jember. Variabel
penelitian terdiri dari pH tanah, c-organik, P-total, P-tersedia dan KTK tanah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH tanah berada pada kategori Agam
masam-netral. Kandungan c-organik tinggi sampai sangat tinggi. Kandungan Ptersedia termasuk dalam kategori tinggi sampai sangat tinggi sedangkan P-total
berada pada kategori rendah. Nilai KTK tanah menunjukkan bahwa tanah di
lokasi penelitian kurang mampu dalam mengikat dan mempertukarkan kation
karena nilai KTK tanah termasuk dalam kategori rendah. Hubungan antara
beberapa variabel penelitian menunjukkan hubungan yang lemah kecuali
hubungan antara P-total terhadap P-tersedia.
Description
Reupload file repository 6 April 2026_Rudy/Halima
