Efisiensi Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Asam Perasetat Terhadap Nilai COD, Lemak dan Minyak Limbah Cair Industri Es Krim

dc.contributor.authorValentino Dimeta Widi
dc.date.accessioned2026-04-10T04:38:04Z
dc.date.issued2024-07-05
dc.descriptionupload by Teddy_10.04.2026
dc.description.abstractIndustri pengolahan susu merupakan salah satu pabrik dengan jumlah kontribusi limbah cair yang besar. Salah satu industri yang tergolong dalam industri pengolahan susu adalah industri es krim. Limbah cair yang dihasilkan oleh industri es krim memiliki kandungan bahan organik serta minyak dan lemak yang tinggi, dimana semakin tinggi kandungannya dalam badan air maka kualitas air semakin buruk. Salah satu cara untuk mengetahui kualitas air limbah adalah melakukan uji air limbah. Empat parameter penting yang sering digunakan untuk menentukan kualitas air limbah adalah Chemical Oxygend Demand (COD), minyak dan lemak, Total Suspended Solid (TSS), dan Total Dissolved Solid (TDS). Salah satu masalah yang dialami oleh industri es krim PT X adalah tingginya kadar COD, serta minyak dan lemak pada limbah cair, yang mengakibatkan biaya penanganan air limbah semakin mahal sehingga hal tersebut merugikan perusahaan. Salah satu dugaan meningkatnya kadar polutan air limbah di PT X adalah pergantian bahan sanitasi yang awalnya menggunakan hidrogen peroksida menjadi asam parasetat. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan pengujian penggunaan hidrogen peroksida dan asam perasetat terhadap nilai COD, lemak dan minyak, TSS, dan TDS untuk mengetahui efisiensinya terhadap limbah cair PT X. Penelitian ini terdiri dari dua tahapan yaitu pengambilan sampel limbah cair dan pengujian sampel. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak satu kali selama 4 hari. Pengujian terdiri atas Chemical Oxygend Demand (COD), minyak dan lemak, Total Suspended Solid (TSS), dan Total Dissolved Solid (TDS). Analisis data hasil penelitian ini menggunakan metode persentase angka efisiensi. Data hasil penelitian dilakukan perhitungan rata-rata dan dihitung persentasenya. Data yang diperoleh akan disajikan dalam bentuk diagram batang. Hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa penambahan hidrogen peroksida dapat menurunkan nilai COD, TSS, dan TDS masing-masing dengan nilai rata-rata penurunan sebesar 17,04 %, 29,86 %, dan 1,79 % namun, pada uji lemak dan minyak mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata sebesar 35,05 %. Sampel dengan penambahan asam perasetat meningkatkan nilai COD, lemak dan minyak, serta TDS masing-masing dengan nilai rata-rata peningkatan sebesar 65,73 %, 56,01 %, dan 15,21 % namun, pada uji TSS mengalami penurunan dengan nilai rata-rata sebesar 0,86 %.
dc.description.sponsorshipDr. Triana Lindriati, S.T., M.P. - Fenti Ermayani, S.TP.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6803
dc.publisherFakultas Teknologi Pertanian
dc.subjectlemak
dc.subjectminyak
dc.subjectlimbah
dc.subjectHidrogen Peroksida
dc.subjectAsam Perasetat
dc.titleEfisiensi Penggunaan Hidrogen Peroksida dan Asam Perasetat Terhadap Nilai COD, Lemak dan Minyak Limbah Cair Industri Es Krim
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Valentino Dimeta Widi - 201710101020.pdf
Size:
1.18 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: