Upaya Panti Siwi dalam Meningkatkan Strategi Coping pada Lansia yang Mengalami Masalah Loneliness di Kabupaten Jember

dc.contributor.authorMifta Ibba Zevanza Dizzi M.
dc.date.accessioned2026-01-28T05:04:20Z
dc.date.issued2024-10-20
dc.descriptionReupload File Repositori 28 Januari 2026_Maya
dc.description.abstractLansia atau lanjut usia merupakan tahap akhir dari siklus kehidupan manusia yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, mental, dan sosial. Pada tahap ini, terjadi kemunduran kemampuan fisik seperti rambut memutih, munculnya kerutan, penurunan daya ingat, penglihatan, dan pendengaran. Lansia juga sering menghadapi masalah sosial, seperti keterasingan dari masyarakat dan perubahan peran, serta masalah psikologis seperti kecemasan akan kematian. Selain itu, mereka juga kerap mengalami kesepian (loneliness), terutama lansia yang tinggal di panti werdha. Kesepian ini muncul sebagai akibat dari ketidakpuasan terhadap hubungan sosial yang mereka harapkan, merasa ditinggalkan oleh keluarga, dan merasa dibuang. Berdasarkan observasi awal di Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSLU) Panti Siwi Jember terdapat lansia yang mengalami masalah loneliness. Keadaan tersebut menimbulkan perasaan iri lansia kepada lansia lainnya yang mendapatkan perhatian dari keluarga, hilangnya motivasi hidup, merasa dibuang atau ditinggalkan oleh keluarga dan kerabat terdekat. Hal ini juga berdampak pada perilaku sehari – hari lansia seperti sulit diatur, pola makan tidak teratur, enggan beribadah, mudah tersulut emosi, tidak mau berolahraga. Usaha Panti Siwi dalam menangani masalah loneliness pada lansia tersebut dilakukan dengan adanya berbagai kegiatan. Kegiatan yang dilakukan panti siwi ini merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan strategi coping pada lansia. Sehingga, upaya panti siwi dalam meningkatkan strategi coping pada lansia yang mengalami masalah loneliness layak dikaji lebih dalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis upaya panti siwi dalam meningkatkan strategi coping pada lansia yang mengalami masalah loneliness di Kabupaten Jember. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini menggunakan konsep pelayanan sosial, konsep loneliness, dan konsep strategi coping. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis deskriptif. Penentuan lokasi penelitian menggunakan teknik purposive area, yakni di LKSLU Panti Siwi Jember. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari informan pokok dan informan tambahan. Dalam teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data diawali dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan Triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa Strategi coping yang digunakan panti siwi pada lansia loneliness yaitu strategi coping yang berfokus masalah (Problem Focused Coping) dan strategi coping yang berfokus pada emosi (Emotion Focused Coping) yaitu meliputi: 1) Pendekatan dengan memberikan pengertian dan edukasi; 2) Dukungan sosial dengan pihak luar; 3) Pengendalian diri dan emosi lansia,; 4) Dukungan positif melalui pendekatan spiritual; 5) Pengalihan perhatian melalui kegiatan menyenangkan atau kegiatan baru.
dc.description.sponsorshipDPU : Dr. Mahfudz Sidiq, M.M. DPA : Dr. Belgis Hayyinatun Nufus, S.Sos., M.Kesos
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/595
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
dc.subjectLKSLU
dc.titleUpaya Panti Siwi dalam Meningkatkan Strategi Coping pada Lansia yang Mengalami Masalah Loneliness di Kabupaten Jember
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Mifta Ibba Zevanza Dizzi Maulia - 200910301095.pdf
Size:
1.15 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Reupload File Repositori 28 Januari 2026_Maya

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: