Pengaruh Parameter Permesinan dan Variasi Pendingin Terhadap Kekasaran Permukaan dan Morfologi Geram pada Proses Milling Besi Cor Kelabu FC 25
| dc.contributor.author | Thariq Aziz Abdillah | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-05T01:54:56Z | |
| dc.date.issued | 2024-07-15 | |
| dc.description.abstract | Permesinan milling banyak digunakan di industri untuk menghasilkan berbagai bentuk permukaan, dengan tuntutan kualitas yang tinggi. Kualitas permukaan hasil milling umumnya dipengaruhi oleh kecepatan putaran spindle, kecepatan pemakanan, kedalaman pemotongan, dan cairan pelumas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter yang memiliki kontribusi terbesar terhadap kekasaran permukaan hasil milling, sehingga dapat ditentukan nilai level setiap parameter untuk menghasilkan kondisi pemotongan yang optimal dengan menggunakan metode taguchi. Juga akan dilakukan pengamatan morfologi untuk mengetahui pengaruh dari parameter terhadap ukuran geram yang dihasilkan. Analisa data kekasaran permukaan dilakukan menggunakan metode taguchi, dimana teknik taguchi digunakan untuk menganalisa pengaruh parameter pemotongan dan mengidentifikasi kombinasi parameter pemotongan yang paling baik untuk mencapai nilai kekasaran permukaan yang ditargetkan. Pengambilan data kekasaran akan dilakukan berdasarkan kombinasi nilai level dari faktor sesuai dengan rancangan matriks orthogonal yaitu 𝐿9(34), karena faktor yang digunakan berjumlah 4 faktor dan masing-masing faktor memiliki 3 nilai level. Pengambilan data kekasaran permukaan dilakukan sebanyak 3 kali replikasi. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa parameter putaran spindle merupakan parameter yang paling berpengaruh terhadap kekasaran permukaan dengan persentase kontribusi sebesar 53,55% diikuti kecepatan pemakanan sebesar 34,00%, kedalaman pemotongan sebesar 9,55%, dan jenis cairan pendingin dengan persentase terkecil yaitu sebesar 2,89%. Didapatkan kombinasi level optimal untuk putaran spindle pada 875 rpm, kecepatan pemakanan pada 32 mm/min, kedalaman pemotongan pada 0,5 mm, dan jenis cairan pendingin berupa minyak kelapa. Dari hasil pengamatan morfologi geram dapat disimpulkan bahwa, parameter putaran spindle dan kecepatan pemakanan memiliki pengaruh terhadap ukuran geram yang dihasilkan dari proses permesinan. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Dr. Ir. Yuni Hermawan S.T., M.T. DPA: Dr. Ir. Salahuddin Junus S.T., M.T., IPM. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1660 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | surface roughness | |
| dc.subject | machining parameters | |
| dc.title | Pengaruh Parameter Permesinan dan Variasi Pendingin Terhadap Kekasaran Permukaan dan Morfologi Geram pada Proses Milling Besi Cor Kelabu FC 25 | |
| dc.type | Other |
