Risiko Produksi dan Strategi Pengembangan Jagung Pipil Kering pada Agroindustri UD Cahaya Terang di Kabupaten Banyuwangi

Abstract

Jagung pipil kering merupakan komoditas strategis sebagai bahan baku utama industri pakan ternak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi faktor-faktor penyebab risiko produksi jagung pipil kering; (2) menganalisis tingkat risiko produksi; serta (3) merumuskan strategi pengembangan jagung pipil kering pada agroindustri UD Cahaya Terang di Kabupaten Banyuwangi. Metode analisis yang digunakan meliputi fishbone diagram, koefisien variasi (CV), dan analisis SWOT. Hasil identifikasi menggunakan fishbone diagram menunjukkan bahwa faktor penyebab risiko produksi dikelompokkan dalam enam aspek, yaitu man, machine, method, material, mother nature, dan measurement. Nilai koefisien variasi diperoleh sebesar 0,68 > 0,5, mengindikasikan bahwa tingkat risiko produksi jagung pipil kering di UD Cahaya Terang termasuk dalam kategori tinggi. Hasil analisis SWOT menunjukkan total skor IFAS sebesar 3,01 dan EFAS sebesar 2,68 sehingga posisi strategis agroindustri berada pada Sel IV Matriks IE yang merepresentasikan strategi Grow and Build, dengan koordinat diagram SWOT (1,42; 0,80) yang menempatkan agroindustri pada Kuadran I (strategi agresif). Strategi prioritas yang direkomendasikan adalah strategi S-O, yaitu mengoptimalkan kapasitas produksi dan lokasi strategis di sentra produksi jagung untuk memanfaatkan tingginya permintaan industri pakan ternak guna menekan risiko produksi dan memperluas pangsa pasar.

Description

FINALISASI oleh Arif 2026 September 15

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By