Pemetaan Business Model Canvas pada Harjo Lestari Integrated Farm Jember

Abstract

Usaha peternakan merupakan salah satu kegiatan usaha yang memiliki potensi untuk dikembangkan seiring dengan meningkatnya kebutuhan terhadap produk peternakan. Model bisnis diperlukan dalam menjalankan dan mengembangkan usaha dengan menggambarkan bagaimana suatu usaha menciptakan, menyampaikan, dan memperoleh nilai. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk memetakan model bisnis adalah Business Model Canvas yang terdiri atas sembilan elemen. Harjo Lestari Integrated Farm merupakan usaha peternakan yang menerapkan konsep integrated farm dengan mengintegrasikan kegiatan peternakan dan pertanian dalam satu sistem. Usaha ini didirikan pada tahun 2008 oleh Muhammad Huda dan berlokasi di Dusun Kemirisongo, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember. Perkembangan usaha yang berawal dari hobi pemilik kemudian berkembang menjadi usaha peternakan yang menjalankan kegiatan pembibitan, pemeliharaan, dan penjualan ternak serta pengolahan hasil ternak. Selain menerapkan konsep integrated farm, Harjo Lestari Integrated Farm juga mengusung konsep homestead yang berorientasi pada kemandirian pangan dan penciptaan lingkungan pedesaan yang nyaman. Kondisi tersebut menjadi dasar penting untuk melihat bagaimana model bisnis yang diterapkan dalam menjalankan dan mengembangkan usaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan model bisnis Harjo Lestari Integrated Farm menggunakan pendekatan Business Model Canvas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas pemilik usaha, pegawai, pembeli ternak, dan pengunjung. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis domain dan taksonomi untuk mengidentifikasi serta memetakan sembilan elemen Business Model Canvas pada Harjo Lestari Integrated Farm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bisnis Harjo Lestari Integrated Farm telah mencakup sembilan elemen Business Model Canvas, yaitu customer segments, value proposition, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, dan cost structure. Pemetaan menunjukkan bahwa peternak merupakan segmen pelanggan utama, sedangkan nilai yang ditawarkan didukung oleh kualitas dan recording ternak serta penerapan konsep integrated farm dan homestead. Channels yang digunakan adalah media sosial, penjualan langsung, dan penjualan daring. Revenue streams utamanya berasal dari penjualan ternak. Key activities berpusat pada pengelolaan ternak. Key partnership dilakukan dengan peternak, investor, dan pemasok, sedangkan cost structure didominasi oleh biaya pakan. Secara keseluruhan, kesembilan elemen tersebut saling berkaitan dalam mendukung kegiatan operasional dan keberlangsungan usaha.

Description

Finalisasi Oktober 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By