Efektivitas Pemberdayaan Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Pasien TB Paru Dengan Komorbid Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kabupaten Jember

dc.contributor.authorDekcy Vrista Tri Anggoro, S.Kep., Ns
dc.date.accessioned2026-08-04T00:41:15Z
dc.date.issued2026-07-30
dc.descriptionValidasi dan Finalisasi Repositori File 04 Agustus 2026_Kholif Basri
dc.description.abstractTuberkulosis (TB) dengan komorbid Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang semakin meningkat dan menjadi tantangan dalam pelayanan kesehatan. Komorbiditas TB-DM menyebabkan proses penyembuhan lebih lambat, meningkatkan risiko kegagalan pengobatan, kekambuhan, komplikasi, dan menurunkan kualitas hidup pasien. Selama ini pengelolaan pasien lebih berfokus pada aspek medis, sedangkan keterlibatan keluarga sebagai pendukung utama dalam perawatan jangka panjang belum dioptimalkan. Oleh karena itu, pemberdayaan keluarga menjadi salah satu pendekatan yang diharapkan mampu meningkatkan kemampuan keluarga dalam mendukung pengelolaan pasien TB-DM secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemberdayaan keluarga terhadap kualitas hidup pasien tuberkulosis paru dengan komorbid Diabetes Mellitus tipe 2 di Kabupaten Jember. Penelitian didasarkan pada konsep Family Empowerment, yang menempatkan keluarga sebagai mitra utama dalam meningkatkan pengetahuan, dukungan, kemampuan pengambilan keputusan, dan pendampingan pasien selama menjalani pengobatan. Melalui pendekatan tersebut diharapkan terjadi peningkatan kepatuhan pengobatan, perbaikan kondisi klinis, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sebanyak 128 keluarga pasien TB-DM dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol masing-masing sebanyak 64 responden. Kelompok perlakuan memperoleh intervensi pemberdayaan keluarga berupa edukasi, diskusi, pendampingan, dan monitoring selama delapan minggu, sedangkan kelompok kontrol memperoleh pelayanan standar. Pengukuran dilakukan pada baseline, minggu ke-4, dan minggu ke-8 menggunakan instrumen yang telah terstandarisasi, meliputi KAP Tuberculosis, Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24), House Social Support Questionnaire, Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), Diabetes Quality of Life (DQOL), Functional Assessment of Chronic Illness Therapy-Tuberculosis (FACIT-TB), serta pemeriksaan gula darah sewaktu dan status BTA. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann–Whitney, Friedman, dan Wilcoxon Signed Rank Test sesuai distribusi data. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum intervensi tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol pada seluruh variabel penelitian (Mann–Whitney, p>0,05), sehingga kedua kelompok memiliki kondisi awal yang sebanding. Analisis Friedman menunjukkan adanya perubahan yang bermakna pada sebagian besar variabel selama periode pengamatan (baseline, minggu ke-4, dan minggu ke-8) pada kelompok perlakuan (p<0,05). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa peningkatan terutama terjadi antara pengukuran baseline dan minggu ke-8, sedangkan analisis Mann–Whitney setelah intervensi menunjukkan bahwa kelompok perlakuan memiliki pengetahuan Diabetes Mellitus, dukungan keluarga, kepatuhan pengobatan, pengendalian gula darah sewaktu, dan kualitas hidup yang secara signifikan lebih baik dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Sebaliknya, pengetahuan tuberkulosis dan status BTA tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna antar kelompok (p>0,05). Setelah intervensi, pemberdayaan keluarga terbukti meningkatkan pengetahuan Diabetes Mellitus, dukungan keluarga, kepatuhan pengobatan, pengendalian gula darah sewaktu, dan kualitas hidup pasien dibandingkan kelompok kontrol. Pengetahuan mengenai tuberkulosis dan status BTA tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna hingga akhir penelitian. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan keluarga lebih berperan dalam meningkatkan kapasitas keluarga dan perilaku kesehatan pasien yang kemudian berdampak pada pengendalian penyakit dan kualitas hidup. Pembahasan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas hidup tidak terjadi secara langsung, tetapi melalui mekanisme yang bertahap. Pemberdayaan keluarga meningkatkan pengetahuan dan dukungan keluarga, yang selanjutnya memperbaiki kepatuhan pengobatan dan pengendalian penyakit. Meskipun indikator biologis belum seluruhnya mengalami perubahan yang signifikan, keluarga yang diberdayakan mampu memberikan supportive care secara berkelanjutan sehingga pasien lebih mampu menjalani pengobatan, beradaptasi dengan penyakit kronis, dan mempertahankan kualitas hidup. Dengan demikian, pemberdayaan keluarga menjadi strategi penting dalam pengelolaan pasien TB-DM yang tidak hanya berorientasi pada kesembuhan klinis, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan pasien secara menyeluruh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan keluarga efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien tuberkulosis paru dengan komorbid Diabetes Mellitus tipe 2 melalui peningkatan kapasitas keluarga, kepatuhan pengobatan, dan pengendalian penyakit. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa pemberdayaan keluarga dapat diintegrasikan ke dalam pelayanan kesehatan primer sebagai intervensi keperawatan berbasis keluarga untuk mendukung pengelolaan pasien TB-DM secara komprehensif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup.
dc.description.sponsorshipProf. Ns.Tantut Susanto S.Kep,M.Kep.,Sp.Kep.Kom.,Ph.D.
dc.description.sponsorshipDr.Suhari, A.Per.Pen, M.M.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/12841
dc.language.isoOther
dc.publisherFakultas Keperawatan
dc.subjectTuberkulosis (TB)
dc.subjectkomorbid Diabetes Mellitus (DM) tipe 2
dc.subjectpelayanan kesehatan
dc.titleEfektivitas Pemberdayaan Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Pasien TB Paru Dengan Komorbid Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kabupaten Jember
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
242320102020 - Dekcy Vrista Tri Anggoro, S.Kep., Ns - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
585.03 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
242320102020 - Dekcy Vrista Tri Anggoro, S.Kep., Ns - BAB 1.pdf
Size:
445.61 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
242320102020 - Dekcy Vrista Tri Anggoro, S.Kep., Ns - BAB 2.pdf
Size:
480.75 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
242320102020 - Dekcy Vrista Tri Anggoro, S.Kep., Ns - BAB 3.pdf
Size:
615.84 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
242320102020 - Dekcy Vrista Tri Anggoro, S.Kep., Ns - BAB 4.pdf
Size:
679.26 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description:

Collections