Pengembangan Modul IPA Berbasis Socio-Scientific Issues untuk Meningkatkan Kemampuan Argumentasi Ilmiah Siswa SMP

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Pembelajaran IPA berorientasi pada pembelajaran abad 21 yang mencakup kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, inovasi, dan komunikasi. Komunikasi merupakan kemampuan dasar yang penting dimiliki siswa. Salah satu jenis komunikasi yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran IPA yaitu argumentasi ilmiah. Argumentasi ilmiah merupakan kemampuan untuk memberikan pernyataan berdasarkan bukti dan alasan yang relevan dan valid. Terdapat 3 indikator dalam argumentasi ilmiah yaitu claim, evidence, dan reasoning. Namun faktanya kemampuan argumentasi ilmiah siswa masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu kurangnya perangkat pembelajaran yang yang menunjang kemampuan argumentasi ilmiah, dan kurangnya integrasi kegiatan berargumentasi dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru IPA SMPN 7 Jember, menyatakan bahwa kemampuan argumentasi siswa masih tergolong rendah dan bahan ajar yang biasa digunakan dalam pembelajaran yaitu buku paket. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan mengintegrasikan isu sosial sains dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar IPA dalam bentuk modul untuk meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah siswa SMP yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini yaitu penelitian R&D (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu analyze, design, development, implement, evaluate. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VII A di SMPN 7 Jember. Data penelitian yang digunakan yaitu data validitas dengan menggunakan lembar validitas, data kepraktisan menggunakan lembar observasi keterlaksaan penggunaan modul, dan data keefektivan menggunakan soal pretest-posttest serta angket respon siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi uji validitas yang dinilai oleh 3 validator yang terdiri dari satu dosen Pendidikan IPA dan dua guru IPA SMPN 7 Jember. Analisis kepraktisan diukur menggunakan lembar observasi keterlaksanaan penggunakan modul yang dilakukan oleh 3 observer selama 7 kali pertemuan. Analisis keefektivan didapatkan menggunakan uji N-gain dan angket respon siswa. Uji N-Gain digunakan untuk menganalisis hasil nilai pretest dan posttest dengan tujuan mengetahui peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah siswa, sedangkan angket respon siswa digunakan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap pemeblajaran mengggunakan modul IPA berbasis socio-scientific issues. Hasil data yang diperoleh berupa validitas modul sebesar 96,17% yang temasuk kategori valid. Kepraktisan modul memperoleh presentase rata-rata sebesar 92,86% yang termasuk kategori sangat praktis. Sedangkan keefektivam modul diperoleh N-gain sebesar 0,6 yang termasuk kategori sedang dan diperoleh presentase respon siswa sebesar 86,34% yang termasuk kategori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan modul IPA berbasis socio-scientific issues memiliki kategori valid, praktis, dan efektif dalam meningkatakn kemampuan argumentasi ilmiah siswa SMP, sehingga layak diguanakn dalam pembelajaran.

Description

Reuploud file repositori 24 Feb 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By